Anggaran Tak Cair, Pilkades Tetap Digelar

0
624
PILKADES: Lima calon kepala desa saat usai mencabut nomor urut Pilkades Desa Rewak, Senin (6/11). F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

ANAMBAS – PELAKSANAAN Pemilihan kepala Desa (Pilkades) serentak di Desa Rewak Kecamatan Jemaja Kabupaten Anambas, sudah memasuki tahapan penetapan dan pencabutan nomor urut. Lima calon kepala desa, telah ditetapkan secara resmi sekaligus pencabutan nomor urut, Senin (6/11).

Dari penetapan dan pencabutan nomor urut calon Kades Rewak Periode 2017-2023 itu diantaranya, nomor urut 1 Khairudin, nomor urut 2 Julianto, nomor urut 3 Deva Syafutra, nomor urut 4 Supardi, dan nomor urut 5 Jabridin. Penetapan dan pencabutan nomor urut, berlangsung di Aula kantor Desa Rewak.

”Alhamdulilah. Acara penetapan nomor urut berjalan dengan lancar. Sebanyak 5 calon kades yang ditetapkan sebagai peserta di Pilkades nanti,” ungkap Martin, selaku Ketua Panitia Pilkades.

Baca Juga :  Satu Korban Puskel Masih Dicari

Ia menyebutkan, dari lima calon kades yang ditetapkan merupakan hasil seleksi secara bertahap. Selain itu, semua bakal calon yang mendaftar telah dinyatakan lulus administrasi. Untuk itu, hari ini pihaknya telah sepakat menetapkan mencabut nomor urut kepada calon Kades.

Namun, hanya satu orang calon kades yang berhalangan hadir yakni calon nomor urut 5 bernama Jabridin. Jabridin tak bisa hadir, lantaran sedang mengikuti ujian Universitas Terbuka (UT). Namun, ia telah memberikan kuasa kepada saudaranya Zudiamin agar dapat mewakilinya.

”Satu orang yang berhalangan hadir, dan pencabutan nomor urut dikuasakan kepada saksi. Hal itu, telah sesuai dengan mekanisme dan aturan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 32 tahun 2017 tentang pelaksanaan Pilkades pasal 50,” terangnya.

Baca Juga :  Mangkir Kerja Dua Tahun, Pegawai Dinsos Bakal Dipecat

Martin menjelaskan, data pemilih berjumlah 505 orang dan untuk biaya pelaksanaan pilkades bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara.

Ada pun besaran anggaran yang dianggarkan yakni Rp 20 juta, dari sumber APBD sementara Rp 7 juta dari APBN desa. Ia menambahkan, anggaran yang dimaksud hingga saat ini belum dikucurkan juga dari pihak Pemkab Anambas khususnya dinas terkait. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut, pihaknya harus berhutang dengan pihak ketiga dan anehnya lagi mereka diperintahkan segera melakukan pelaksanaan Pilkades.

Baca Juga :  Transportasi ke Anambas Mulai Lancar

”Alasan tidak dikucurkannya anggaran tersebut hingga hari ini, saya juga tidak mengerti. Namun kami telah memenuhi persyaratan pencairan, yang telah ditetapkan Pemkab. Berdasarkan informasi dari Pjs Kepala Desa Rewak, akan dicairkan pada hari Rabu (8/11) mendatang,” ungkap Martin.

Ia berharap, semua calon bisa melaksanakan kegiaatan pilkades dengan sportif dan demokrasi.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here