Anggota GMKI Tambal Jalan Berlubang

0
235
GOTONG ROYONG: Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi GMKI bergotongroyong menambal jalan berlubang. F-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Tanjungpinang berinisiatif menambal jalan berlubang di Perumahan Limas Indah, Jalan Cinta Damai, Batu 9, Tanjungpinang, Sabtu (27/5) lalu.

Ini bukan kegiatan pertama, tahun-tahun sebelumnya juga pernah melakukan hal yang sama. Ini sebagai kritik membangun kepada pemerintah agar memiliki respon cepat memperbaiki jalan lingkungan yang sudah rusak atau berlubang.

Hal ini dikatakan Ketua GMKI Tanjungpinang, Zulpri Hs Napitupulu. Ia meyakini jalan berlubang bukan hanya di kawasan Cinta Damai, namun ada beberapa daerah lainnya.

Ia berharap kedepan pemerintah bisa menunjukkan kinerja yang baik, dengan menyediakan fasilitas jalan yang mulus. Sehingga menghindari adanya pengendara yang kecelakaan karena menghindari lubang-lubang.

”Kami berharap masyarakat Tanjungpinang bisa merasakan jalan yang mulus yang tujuannya dapat mengurangi angka kecelakaan lalulintas” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos.

Untuk diketahui, ada tiga pihak yang bertanggungjawab memperbaiki jalan di Kota Tanjungpinang.

Diantaranya melalui APBN, APBD Provinsi Kepri dan APBD Pemko.
Ini semua sudah jelas aturannya. Perbaikan menggunakan APBN untuk jalan nasional atau jalan yang dibangun Satker PU yang ada di Provinsi Kepri. Begitu juga provinsi, pemeliharaan untuk jalan yang dibangun dari APBD provinsi.

Sedangkan Pemko Tanjungpinang biasanya lebih banyak memperbaiki jalan lingkungan. Diluar jalan-jalan lainnya yang dinilai perlu.
Sebab jalan raya sudah banyak di cover oleh dua anggaran lainnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini bukan untuk melawan pemerintah namun hanya wujud rasa peduli lingkungan. Disejalankan dengan memperingati hari Kenaikan Isa Almasih.

”GMKI memang memiliki program sosial kepada sesama, salah satunya menambal jalan berlubang. Meski demikian ada juga kegiatan positif lainnya,” tuturnya.

Warga sekitar terlihat merespon baik kegiatan tersebut, sebab kini jalan berlubang sekitar 1 sampai 1,5 meter di kawasan perumahananya sudah tertutup semen.(DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here