Angka Penderita Hipertensi dan Diabetes Makin Mengkhawatirkan

0
533
RSUD: Bangunan gedung RSUD Embung Fatimah di Batuaji. f-dokumen/tanjungpinang pos

BATAM – RSUD Embung Fatimah Batam, mengajukan anggaran Rp98 miliar di APBD tahun 2018. Rp82 miliar diantaranya untuk program peningkatan standar pelayanan rumah sakit. Sementara untuk program kefarmasian dan alat kesehatan sebesar Rp7,4 miliar, untuk sarana dan prasarana aparatur Rp3 miliar dan pelayanan peningkatakan administrasi perkantoran Rp6,5 miliar. Tingginya anggaran yang diajukan RSUD, menurutnya, terkait peningkatan pelayanan yang harus terus menjadi perhatikan ke depan serta ancaman tren penyakit yang ada di masyarakat.

Menurutnya, saat ini di Indonesia ada pergeseran pola penyakit yaitu dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular. Penyakit tidak menular berdampak pada pertumbuhan ekonomi keluarga. Penyakit dimaksud hipertensi dan diabetes mellitus.

Menurut Wakil Ketua I TP PKK Kota Batam, Erlita sari Amsakar, umumnya masyarakat tidak tahu dari awal sudah menderita penyakit ini dikarenakan gejalannya tidak diketahui dan masyarakat umumnya datang kefasilitas pelayanan kesehatan sudah dalam fase lanjut. Penyakit dimaksud ada kanker payudara dan kanker leher rahim, kecing manis atau yang disebut diabetes mellitus, panyakit darah tinggi (hipertensi). ”Penting mengedukasi masyarakat agar memahami gaya hidup cerdik dan sehat,” ujar Erlita.

Menurut anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Aman, dengan anggaran itu, pelayanan harus maksimal. RSUD saat ini sudah menjadi BLUD yang pendapatannya bisa langsung digunakan untuk operasional.

”Jangan ada lagi alasan yang menyebut kekurangan obat, atau ada pasien yang ditolak. Itu tidak bisa lagi. Pelayanan harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Menurutnya, saat ini pelayanan rumah sakit belum memadai dan belum bisa memuaskan pasien. Hal itu dketahui dari sidak DPRD dan banyaknya keluhan pasien. Plt Direktur RSUD Embung Fatimah, Didi Kusmarjadi mengatakan, pelayanan RSUD dari tahun ke tahun membaik. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here