Angkat Budaya Melayu, Pemko Gelar FPP

0
329
Salah satu hiburan rakyat yang ditampilkan dalam acara Festival Pulau Penyengat, tahun lalu. F-HUMAS PEMKO TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang kembali menggelar Festival Pulau Penyengat (FPP).

Rencannya akan dilaksanakan 14-18 Februari mendatang, menggelar beberapa perlombaan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang, Reni Yusneli menuturkan, acara ini disejalankan dengan peringatan hari jadi Pulau Penyengat.

”Atas kesepakatan para tokoh masyarakat, 14 Februari sebagai hari jadi Pulau Penyengat kita laksanakan berbagai kegiatan,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos (26/1) kemarin.

Kegiatan tersebut dalam upaya melestarikan dan mengangkat Budaya Melayu. Pulau Penyengat siap unggulkan dalam wisata religi. Rencannya akan melaksanakan sekitar tujuh pertandingan.

Diantaranya, lomba syahril gurindam 12, membaca gurindam 12, barzanji, kompang, pantun dan foto grafi. Selain itu, jika ada bantuan anggaran dari Pemprov Kepri, akan dilaksanakan carnval dan lagu Melayu. Dilaksanakan selama tiga malam berturut-turut. ”Ini kalau anggarannya ada, tahun lalu sudah diminta, untuk memastikannya akan dikomunikasikan,” paparnya.

Meski demikian, ia menambahkan, bisa jadi acara akan dimundur sehari. Informasinya bagian Kesra atau Pemerintahan Tanjungpinang, akan melaksanakan acara kenduri terkait peringatan hari jadi Pulau Penyengat.

”Ini masih juga perlu dikomunikasikan apakah jadi atau tidak acara kendurinya. Jika ini dilaksanakan kegiatan FPP diundur sehari menjadi 15 Februari, biar tidak bentrok,” paparnya.

”Ini saya belum tahu pasti, sebab kegiatannya bukan di Dispar,” tambahnya.

Selama lima hari, masyarakat dan bahkan turis yang datang bisa menikmati berbagai kegiatan yang dilaksanakan. Diakuinya perlombaan tidak sebanyak tahun lalu, yaitu 20 event. Hal ini karena keterbatasan anggaran. Seperti lomba jong, mancing dan beberapa lainnya tidak dilaksanakan tahun ini.

Ia berharap, kegiatan ini dapat mendatangkan wisatawan domestik (wisdom) dan wisatawan asing (wisman). (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here