Ansar Ingatkan Pemkab Jangan Kecolongan

0
502
Ansar Ahmad

KIJANG – Mantan Bupati Bintan H Ansar Ahmad merasa senang ketika keberadaan industri smelter di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, memberikan andil dalam penyerapan tenaga kerja lokal, selama tahun 2018 lalu. Namun, Ansar Ahmad mengingatkan agar Pemkab Bintan jangan sampai kecolongan, pada masa mendatang.

”Kita bangga lah, PT BAI di KEK Galang Batang masih memegang komitmennya untuk merekrut tenaga kerja lokal. Khususnya di Bintan dan Tanjungpinang,” kata Ansar Ahmad, usai bersilaturahmi dengan warga Bintan, Kamis (3/1) kemarin.

Semasa menjabat sebagai Bupati Bintan (periode 2010-2015), Ansar Ahmad mem-plotting wilayah FTZ di Galang Batang sebagai kawasan industri. Sehingga, Pulau Bintan dikelilingi industri besar, yang memberikan peluang tenaga kerja dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Bintan.

Baca Juga :  Impor Barang Dilarang, Nelayan Bilis Bintan Menangis

Konsep pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bintan ini, tidak jauh berbeda dengan upaya memajukan Kota Pekanbaru (Riau). Pembangunan ekonomi Pekanbaru maju, karena ditopang perusahaan besar seperti RAPP, Cevron, Indah Kiat maupun perusahaan perkebunan PTPN IV.

Justru itu, Ansar Ahmad memperjuangkan kawasan Galang Batang kepada Menteri Perindustrian MS Hidayat, sebagai kawasan khusus. Dengan berdirinya PT BAI, mampu menyerap tenaga kerja dan memberikan efek ekonomi di Pulau Bintan. Guna mewujudkan impian ini, Ansar Ahmad kala itu bersama Direktur PT BAI Santoni dan Kementerian Perindustrian berangkat ke Kota Nan Shan China (Tiongkok).

”Pergi ke Nan Shan, China itu guna meyakinkan para investor, untuk menanamkan investasi di PT BAI Galang Batang. Akhirnya terwujud,” ujar Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Kurang Mampu, 4 Santri Digratiskan

Saat ini, bisa dilihat pemerataan dalam penyebaran perusahan industri dan pariwisata di Bintan. Seperti di bagian utara Bintan, ada kawasan industri Lobam dan pariwisata Lagoi. Di Trikora, pengembangan resor dan hotel. Sedangkan di Bintan bagian timur, ada KEK Galang Batang, Sun Resort dan beberapa perhotelan di pulau-pulau kecil. Semua investasi itu membuka peluang kerja bagi warga Bintan, dan Kepri pada umumnya.

Khusus untuk KEK Galang Batang ini, lanjut Ansar Ahmad, PT BAI sudah berjanji sejak awal, akan merekrut tenaga kerja lokal. Bahkan, anak-anak Bintan akan dididik di Nan Shan, Tiongkok, guna mendapatkan ilmu atau skill.

Baca Juga :  Dibandingkan 2018, Kunjungan ke Bintan Naik

”Komitmen ini harus kita pegang terus. Pemkab Bintan jangan sampai kecolongan. Ya, perusahaan pun harus komitmen dengan konsep awal ini. Sehingga, tidak ada anak Bintan maupun Tanjungpinang yang nganggur,” harap Ansar Ahmad.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-TK) Kabupaten Bintan Hasfarizal Handra menyebutkan, jumlah tenaga kerja lokal yang bekerja di perusahaan se-Kabupaten Bintan sebanyak 35.834 orang, hingga akhir tahun 2018 lalu. Sedangkan serapan tenaga kerja lokal selama tahun 2018, sebanyak 11.020 orang. Sebagian ada yang bekerja di KEK Galang Batang. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here