Ansar: Pemerintah Perkuat Ekonomi Kerakyatan Dahulu

0
120
Asisten II Pemprov Kepri Syamsul Bahrum, Ketua DPD Golkar Kepri Ansar Ahmad, anggota DPRD Provinsi Kepri Rudi Chua, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin, Ketua Stisipol Raja Haji Endri Sanopaka dan mahasiswa S3 Universitas Tun Hussien Onn Malaysia (UTHM) Robby Patria saat menjadi narasumber acara RRI. F-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kepri Ansar Ahmad mengatakan, di saat ekonomi Indonesia sedang lesu saat ini, seharusnya pemerintah daerah jangan membangun proyek mercusuar. Namun lebih kepada memperkuat ekonomi kerakyatan agar masyarakat tidak terasa kalau terjadi masalah ekonomi global yang juga dirasakan Indonesia.

”Kondisi sekarang itu sebaiknya pemerintah memperhatikan pemberdayaan ekonomi kerakyatan, memperkuat UMKM karena model seperti itu tahan krisis,” kata Ansar dalam acara Dialog Memperingati 73 Tahun RRI Tanjungpinang di Kedai Kopi Batu 10 Tanjungpinang, kemarin.

Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan itu, Asisten II Pemprov Kepri Syamsul Bahrum, anggota DPRD Provinsi Kepri Rudi Chua, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin, Ketua Stisipol Raja Haji Endri Sanopaka dan mahasiswa S3 Universitas Tun Hussien Onn Malaysia (UTHM) Robby Patria.

Menurut Ansar, persoalan di Kepri ini sangat banyak. Terutama di daerah kepulauan lainnya. Sehingga memerlukan kerja keras dari semua pihak yang terlibat. Robby Patria dalam kesempatan itu mengatakan, kondisi Kepri saat ini tentu masih ada kesenjangan antara kehidupan di perkotaan dan pedesaan. Misalnya untuk mendengar radio saja, wilayah pesisir tidak dapat. Sedangkan di wilayah perkotaan, itu sangat mudah. Sehingga perlu kebijakan khusus dari pemeritah agar sarana prasarana komunikasi di wilayah pesisir disediakan.

”Jangankan mau bicara tentang 4G, dengar RRI saja tidak bisa. Selain itu ketimpangan kehidupan sangat kentara. Di sini peran pemerintah harus hadir memberikan fasilitas komunikasi agar warga di pulau-pulau dapat menikmati perkembangan pembangunan,” kata dia.

Hal yang sama juga dikatakan Kapolres Tanjungpinang. Menurut Ucok, komunikasi di daerah pesisir harusnya diperkuat jangan sampai mereka lebih banyak mendengar siaran radio dari negara lain. (pat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here