Antisipasi Gangguan, Pengurus FKDM Kumpul di Senggarang

0
67
Pengurus FKDM Provinsi Kepri foto bersama pengurus FKDM Kota Tanjungpinang, Jumat (9/8).

TANJUNGPINANG – Seluruh pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dari setiap kelurahan dan kecamatan di Kota Tanjungpinang berkumpul di Kantor Kesbangpol Kota Tanjungpinang di  Senggarang, Jumat (9/8). Di pertemuan itu juga dihadiri oleh Kepala badan Kesbangpol Provinsi Kepri Lamidi dan pengurus FKDM Provinsi Kepri yang dipimpin Ridarman Bay ini, banyak membahas tentang potensi Ancaman Tantangan Halangan dan Gangguan (ATHG) yang berpotensi terjadi di Tanjungpinang sebagai Ibukota Provinsi Kepri.

Di Kota Tanjungpinang jumlah pengurus FKDM-nya ada 26 orang terdiri dari satu orang di setiap kelurahan dan satu di setiap kecamatan.

Di acara silaturahmi dan rapat koordinasi itu disebutkan jelang Pilkada serentak 2020 tentu situasi politik akan memanas hingga peran FKDM sangat diperlukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya masalah di tengah masyarakat.

Menurut Hasanudin Kabid Kesbang dan Wasnas Kesbangpol Kota Tanjungpinang, peran FKDM di Kota Tanjungpinang sudah berjalan untuk melaporkan permasalahan yang berpotensi di masyarakat.

“Setelah laporan masuk ke Kesbang lalu diteruskan ke walikota untuk dicarikan jalan keluar dari permasalahan yang menonjol di masyarakat. Tujuannya, untuk memenuhi hak-hak masyarakat agar masyarakat tetap aman dan nyaman hingga Tanjungpianng tetap kondusif,” kata Ridarman Bay, Ketua FKDM Provinsi Kepri usai pertemuan dengan FKDM Kota Tanjungpinang.

Menurutnya, peran masyarakat sangat diperlukan untuk meningkatkan kewaspadaan dininya sehingga segala potensi gangguan dapat di atasi segera dan membekali intelijen dasar untuk seluruh anggota FDKM se Provinsi Kepri.

Sementara itu Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kepri Lamidi, menyebutkan Kesbangpol bergerak langsung untuk membina Forum-forum yang ada di Badan Kesbangpol Provinsi Kepri.

“FKDM ini sesuai dengan SK gubernur untuk pengurus di provinsi dan SK walikota dan bupati untuk tingkat Kabupaten dan Kota mengikuti amanat Permendagri.  Tujuannya untuk memberikan laporan setiap hari yang menyangkut Ancaman tantangan hambatan dan ganguan (ATHG). Ini salah satu wujud bela negara dengan memberikan informasi stabilitas daerah,” kata Lamidi di pertemuan di kantor Kesbang Kota Tanjungpinang, kemarin.

Syamsul, Ketua FKDM Kota Tanjungpinang menyebutkan, setiap harinya setiap FKDM di kelurahan dan kecamatan di Tanjungpinang selalu menyampaikan laporan. Bahkan, FKDM ada pertemuan setiap bulannya. (jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here