Antrean Pasien Masih Panjang

1
315
Antrean panjang masih terjadi saat warga akan mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Provinsi Ahmad Thabib Tanjungpinang, Senin (23/4). f-suhardi/tanjungpinang Pos

Penomena antrean panjang di Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Provinsi Ahmad Thabib Tanjungpinang seakan sudah menjadi pemandangan biasa.

TANJUNGPINANG – Bahkan masih ada pasien masih mendaftar mulai pukul 03.00 WIB agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan lebih awal. Meskipun Gubernur Kepri H Nurdin Basirun marah-marah, karena pelayanan yang diberikan manajemen RSUD Provinsi tersebut tidak memuaskan saat sidak, Jumat (20/4) pagi, tapi antrean panjang pasien masih terjadi hingga, Senin (23/4). Menerima keluhan dari pasien yang antrean lama, Tim Pengawasan dan Penindakan Satpol PP Kepri turun langsung ke RSUD Provinsi Ahmad Thabib, kemarin.

”Kalau antrian mulai Subuh sampai siang tetap saja terjadi, walaupun hari ini kami sudah meluncurkan sistem pendaftaran secara online,” tegas Kasubag Rekamedik RSUD provinsi Syarif Hidayat kepada wartawan, Senin (23/4).

Menurut Syarif, setiap hari pasien yang berkunjung dan melakukan antrean untuk berobat rata-rata kisaran 400- 500-an orang. Jumlah ini tak sebanding dengan personel rumah sakit yang terbatas. Baik tenaga medis maupun tim operator yang setiap hari melayani calon pasien berobat.

Jumlah yang tak terduga itulah, kadang membuat keluarga pasien sampai kesal karena merasa kelelahan menunggu waktu antrean yang cukup lama yakni berjam-jam. Sambung dia, hari itu perdana pihak menejemen RSUD kepri menggunakan sistem layanan online dan dase board terhadap pasien. Sejak pagi, sudah ada sekitar 70-an orang yang melakukan sistem pendaftaran via online.

Namun demikian, inovasi tersebut juga belum mampu memecahkan persoalan antrian berjam-jam di rumah sakit kebanggan pemerintah Provinsi Kepri tersebut. ”Untuk sementara ini tidak bisa dihindari. Jujur saja selesai antrean di loket depan, nanti pada saat antrean ke dokter poli atau dokter spesialis antrean lagi, sampai ngambil obat pun masih harus antrean lagi,” terangnya.

”Selain inovasi pendaftaran via online, kami juga telah menyiapkan sistem pembayaran non tunai,” tutup Syarif.

Sementara itu, Kabid Perundang-undangan Satpol PP Pemprov Kepri Liana Anggraini menyampaikan, pihaknya turun mengamati aktivitas pelayanan publik RSUD Kepri lantaran banyak menerima laporan dari masyarakat terkait pelayanan para petugas hingga dokter medis.

Liana menyampaikan, ada beberapa titik yang di tinjau termasuk ruang UGD, tempat pengambilan obat sampai lokasi antrean para keluarga dan pasien yang setiap hari menggunakan fasilitas.”Secara umum memang kita lihat, antrean panjang dan berjam-jam masih terjadi sampai hari ini,” terangnya. (SUHARDI)

1 KOMENTAR

  1. Makanya jangan pakai istilah RUMAH SAKIT, begitu datang sehat lalu setelah masuk tambah SAKIT. Manelah bisa Pemda ngurus hospiital, dari dulu RSUD tu begitu2 lah layanannya, buruk sangat! Serahkan saje ke partikelir, janganlah PNS nak ngurus pelayanan pulak! Kalau melayani setengah hati yeee macam tu lah… hancooor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here