Antrean Permohonan Paspor Bisa Lewat Aplikasi

0
2447
BUAT PASPOR: Warga antre saat buat paspor kantor Imigrasi. F-RAYMON/TANJUNGPINANG POS

Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjungpinang memberikan kemudahan pembayaran paspor dan layanan nomor antrean pembuatan paspor online untuk masyarakat.

TANJUNGPINANG – Kepala Seksi Lalulintas Paspor Imigrasi Tatok Sasono mengatakan, pembayaran paspor sekarang bisa melalui kantor pos. Ini diberlakukan untuk meningkatkan pelayanan permohononan paspor pada masyarakat dengan berpegang pada prinsip efektif, efisiensi dan transparan. Imigrasi Tanjungpinang juga telah memanfaatkan aplikasi antrean paspor untuk masyarakat.

”Sistem online menggunakan aplikasi Play Store bisa dimanfaatkan di aplikasi handphone,” kata Tatok Sasono, kemarin.

Melalui aplikasi tersebut, kata dia pemohon paspor ke Kantor Imigrasi dapat langsung mengaksesnya tanpa harus repot menunggu nomor antrean di loket pelayanan Kantor Imigrasi.

Penerapan aplikasi online antrean paspor itu, merupakan imbauan langsung dari Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk diterapkan di Kantor Imigrasi seluruh Indonesia. Ini dilakukan demi mencegah percaloan dan pungli serta antrean panjang bagi pemohon paspor di Kantor Imigrasi.

”Kelebihan dari aplikasi antrean paspor ini, pemohon akan diberikan informasi mengenai hari dan waktu serta jadwal giliran permohonan paspor secara jelas. Sehingga pemohon tidak terlalu lama menunggu antrean dan bisa lebih leluasa memanfaatkan waktunya,” sebutnya.

Selain itu, sambung Tatok untuk mempermudah lainnya, pembayaran biaya pembuatan paspor bisa dilakukan oleh petugas yang berada di kantor Imigrasi.

”Tidak harus bolak balik lagi, cukup satu kali kesini, administrasi selesai, wawancara, lalu bayar,” tuturnya.

Tatok menyebutkan, dengan permudah pemohon dalam membuat paspor ini diharapkan dapat meningkatkan peningkatan pelayanan dan mempercepat proses pembuatan paspor. Dengan pelayan yang baik, masyarakat lebih mudah dan proses pembuatan juga bisa cepat,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mengeluarkan inovasi untuk mempermudah pelayanan paspor bagi masyarakat. Kini antrean permohonan paspor bisa diakses online.

Antrean permohonan paspor online ini bisa diakses lewat ponsel pintar berbasis Android. Pengguna nantinya harus mengunduh aplikasi bernama ”Antrian Paspor”.

Setelah mengunduh aplikasi tersebut, pemohon bisa mengisi data yang diperlukan. Kemudian pemohon akan mendapatkan hari dan waktu yang ditentukan oleh sistem imigrasi tentang pengurusan paspor di kantor imigrasi yang bersangkutan.

Sekretaris Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM, Friement F.S. Aruan mengatakan inovasi ini dikeluarkan untuk memperbaiki sistem pelayanan paspor agar lebih baik. Selama ini diketahui antrean permohonan paspor selalu menumpuk bahkan bisa menunggu sampai berjam-jam. ”Saya kira, sistem ini akan menjadikan pelayanan semakin baik. Ini untuk yang baru dan perpanjangan semua akan dilayani secara online,” ujar Friement.

Menurut Friement, kelebihan dari aplikasi ini adalah pemohon akan diberikan informasi mengenai hari dan waktu yang jelas. Sehingga pemohon bisa lebih leluasa dalam memanfaatkan waktu yang telah disediakan.

”Kemudian secara sistem akan diberikan alokasi tanggal dan waktu untuk datang ke Kantor Imigrasi,” tuturnya.

Sistem di kantor imigrasi itu nantinya yang akan menentukan waktu yang jelas bagi pemohon. Setiap harinya antrean pemohon pun akan dibatasi sesuai kapasitas dari Kantor Imigrasi.

”Sistem itu akan mengatur sebanyak sekarang ini masih 50 orang per jam. Jadi kalau saya asumsikan satu hari itu 8 jam, berarti 8 kali 50 orang sekitar 400 orang,” terang Friement.

Cara Akses Permohonan Antrean Paspor Online
Hal pertama yang perlu dilakukan oleh pemohon paspor lewat online adalah mengunduh aplikasi ”Antrian Paspor” di Play Store handphone android. Setelah itu, pemohon dapat mengklik aplikasi tersebut dan dapat melihat halaman masuk, persyaratan dan panduan serta cara pemakaian. Di tombol pertama, ada halaman masuk yang berfungsi bagi user yang ingin mendaftar dan sudah terdaftar. Kedua, ada bagian pesyaratan yang memuat mengenai informasi tentang pembuatan paspor bagi mereka yang belum mengetahui.

Ketiga, ada bagian panduan dan cara persyaratan berfungsi sebagai informasi mengenai penggunaan aplikasi antrean online ini. Selanjutnya, pemohon diharuskan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu agar bisa mengakses permohonan antrean online ini. Setelah itu, pemohon harus mengisi data pribadi dari mulai username hingga nomor induk kependudukan.

Setelah semuanya terisi maka pemohon telah berhasil dan akan melalui proses validisi. User pun secara resmi telah terdaftar dalam aplikasi ini. Bagi yang telah selesai melakukan pendaftaran, user dapat masuk dan mengisi kolom username dan password. User kemudian akan masuk ke halaman permohonan antrean.

Di situ pemohon akan memilih Kantor Imigrasi yang akan menjadi tempat proses pembuatan paspor. Setelah dipilih, ada halaman antrean paspor dan apabila telah selesai tinggal diklik tombol lanjut. Pemohon kemudian akan mendapatkan email mengenai waktu pembuatan paspor di kantor imigrasi.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here