Aparat Harus Sigap Bertindak

0
429
BUPATI Karimun Aunur Rafiq memasang pita tanda Operasi Ketupat Seligi 2018 dimulai kepada seorang personel di Mapolres Karimun. F-ISTIMEWA

Memasuki musim mudik lebaran, TNI-Polri beserta instansi terkait melaksanakan Operasi Ketupat Seligi 2018 guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mudik.

KARIMUN – Sehubungan dengan tujuan itu, Polres Karimun Rabu (6/6) melaksanakan gelar pasukan pengamanan Operasi Ketupat Seligi 2018 yang berlangsung di halaman Mapolres Karimun.

Operasi tersebut, melibatkan 2/3 kekuatan personel yang akan turun ke lapangan dengan berbagai tugas. ”Kita kerahkan 2/3 kekuatan dalam melaksanakan pengamanan angkutan arus mudik dari pelabuhan antar pulau, domestik dan internasional. Dari Karimun tujuan pulau di Karimun dan Provinsi Riau, beberapa pos pengamanan telah disiapkan di pelabuhan, tempat perbelanjaan,” kata AKBP Hengki Pramudya, Kapolres Karimun, kemarin.

Pengamanan lebaran Idul Fitri 2018, melibatkan personil TNI dan instasi Pemerintah lainnya. Mereka ditugaskan dibagi ditempat yang telah ditentukan, dengan cara bergantian dan selalu melaporkan seluruh aktivitas keberangkatan dan kedatangan penumpang.

Pada apel gelar pasukan, Bupati Karimun Aunur Rafiq bertindak sebagai Inspektur Upacara. Ia pun membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Rafiq mengimbau kepada seluruh yang bertugas, harus mampu memberikan rasa aman, nyaman dan tertib kepada pemudik dan masyarakat.

”Atas nama Pemerintah Kabupaten Karimun kepada seluruh personel yang bertugas. Kami harapkan mampu memberikan yang terbaik, sigap selalu dalam kondisi bertindak jika sewaktu waktu diperlukan. Hindari perilaku arogan dalam bertindak,” pesan Aunur Rafiq.

Usai apel gelar pasukan, disejalankan dengan pemusnahan knalpot racing hasil razia beberap waktu lalu. Knalpot dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin grinda, dan tujuannya untuk memberikan efek jera kepada pemilik knalpot racing.

”Pengguna knalpot racing akan diamankan kemudian dimusnahkan. Makanya jangan pakai knalpot racing, pakailah knalpot yang standar demi kenyaman bersama,” kata Hengki Pramudya.

Untuk itu, ia telah memerintahkan jajarannya untuk senantiasa menertibkan segala bentuk gangguan keamanan yang terjadi wilayah pemukiman masyarakat dan kawasan keramaian lainnya. Terlebih, adanya aksi berbahaya balapan liar yang selalu menjadi keluhan masyarakat karena mengganggu keselamatan pengendara di jalan raya saat melintas. (ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here