APBD-P Disahkan Tengah Malam

0
301
BUPATI Karimun Aunur Rafiq dan Wabup Anwar Hasyim bersama pimpinan DPRD saaat mengesahkan APBD Perubahan Karimun tahun 2018, Jumat (28/9) malam. f-istimewa

Jumat (28/9) tengah malam lalu, pimpinan DPRD Karimun resmi mengetuk palu untuk pengesahan rancangan APBD Perubahan 2018 yang telah disetujui menjadi Peraturan Daerah (Perda) Tentang APBD Karimun setelah perubahan tahun 2018.

KARIMUN – Wakil Ketua DPRD Karimun Bakti Lubis mengatakan, pengesahan APBD-P Karimun tahun 2018 dipenuhi dengan berbagai catatan yang disampaikan fraksi-fraksi di DPRD Karimun.

Catatan fraksi menjadi bahan pemerintah, untuk memperbaiki kinerja ke depan dengan menyelaraskan pembangunan di kota dan pedesaan.

Sehari sebelumnya ia menerangkan, belum mengetahui apakah pengesahan APBD-P dapat dilakukan atau tidak.

Mengingat, pembahasan usulan kegiatan tahun 2018 masih banyak yang harus dibahas. Sehingga, pengesahan dilakukan pada Jumat (28/9) malam sekitar pukul 23.00 WIB untuk menghindari sanksi pengurangan dana alokasi khusus (DAK) Karimun.

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan, Penyusunan Perubahan APBD tahun anggaran 2018 berdasarkan kebijakan umum APBD-P dan prioritas plafon APBD yang telah disepakati.

Dengan elakukan penyesuaian terhadap beberapa target pos pendapatan daerah, baik pendapatan asli daerah, dana perimbangan, maupun lain-lain pendapatan daerah yang sah.

”Melakukan realisasi terhadap sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun anggaran sebelumnya, yang merupakan hasil audit yang dilakukan oleh BPK tahun 2017 lalu. Pembahan program dan kegiatan baru serta penambahan pagu anggaran belanja bersifat strategis dan revisi pergeseran anggaran,” sebut Rafiq.

Postur anggaran perubahan APBD Karimun tahun 2018, berdasarkan struktur APBD yaitu pendapatan daerah Kabupaten Karimun pada perubahan APBD tahun anggaran 2018 diprediksi mencapai Rp 1.441.478.807.930.

Sedangkan, untuk target APBD murni tahun anggaran 2018 adalah sebesar Rp1.277.497.207.635 terjadi penyesuaian target pendapatan pada APBD perubahan sebesar 12, 84 persen.

Sementara, belanja daerah pada perubahan daerah 2018 diproyeksikan sebesar Rp 1.533.834.501.344.

Jumlah belanja ini terjadi peningkatan, yakni sebesar 5,58 persen jika dibandingkan dengan belanja pada APBD 2018 murni sebesar Rp1.452.764.856.245 peningkatan belanja daerah untuk mengakomodir berbagai kebutuhan.

Antara lain tambahan penghasilan pegawai, sebagaimana amanat dari Pemeraturan Pemerintah. Dalam rancangan kebijakan umum perubahan APBD dan PPAS perubahan APBD Terdapat selisih (defisit) sebesar Rp 92.355.693.414.

Angka defisit tersebut, ditutup dengan penerimaan pembiayaan sehingga selisih menjadi nihil. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here