APBD Perubahan Disahkan Minggu Depan

0
507
MENYAMPAIKAN: Penyampaian Jawaban Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmasnyah terhadap Pidato Pimpinan DPRD terhadap beberapa Ranperda inisiatif DPRD Tanjungpinang. f-humas dprd tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Rencanya Perda APBD Perubahan 2017 Pemko Tanjungpinang akan disahkan Minggu depan. Hal ini setelah melalui rangkaian pembahasan yang dilaksanakan Pemko dan DPRD Tanjungpinang.

Anggota Bamus DPRD Tanjungpinang, Rahma menuturkan, bila tidak ada perubahan, rencananya paling lama disahkan 31 Oktober mendatang.

Sebelumnya, Senin (23/10) Sekretariat DPRD Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum (Pandum) fraksi-fraksi DPRD Kota Tanjungpinang terhadap Pidato Pengantar Nota Keuangan Ranperda tentang Perubahan APBD Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2017.

Selain itu juga, Ranperda tentang Penanggulangan Kebakaran serta Penyampaian Jawaban Wali Kota Tanjungpinang terhadap Pidato Pimpinan DPRD terhadap Ranperda Inisiatif DPRD tentang Pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah.

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno dan Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga, SIP MM. Hadir Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH serta pimpinan OPD di Lingkungan Kota Tanjungpinang.

”Kami dari DPRD dan TAPD belum melakukan pembahasan secara detail, karena ini perubahan jadi tidak perlu pembahasan panjang yang ditargetkan seminggu kedepan selesai,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (24/10).

Terkait Pandum Ranperda kebakaran serta lainnya, secara umumt setiap fraksi setuju untuk di bahas. Seperti Pandum dari Fraksi PDI Perjuangan, bahwa terkait Ranperda kebakaran dinilai perlu.

Ini sebagai bentuk kepedulian dan semangat untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dari segi pelayanan. Memberikan rasa aman dan nyaman serta sebagai upaya meningkatkan peran serta masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran.

Setelah mengamati berdasarkan asas kebutuhan jaminan hak masyarakat, maka Fraksi PDI Perjuangan memandang Ranperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran ini layak dijadikan Perda.

Lanjutnya Pandum Fraksi Partai Golkar dibacakan Simon Awantoko, bahwa Ranperda ini harus bisa menuntaskan masalah-masalah kebakaran mulai dari tindakan preventive, pencegahan hingga penanggulangan kebakaran, bahkan pasca kebakaran. ”Kami berharap melalui Ranperda ini nantinya akan mampu menekan jumlah lahan terlantar serta jumlah kebakaran rumah penduduk di Kota Tanjungpinang”, akhir pandumnya.

Pandum Fraksi Hanura dibacakan Reni, SE, bahwa pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran bagian dari tanggung jawab semua. Dapat disampaikan, bahwa Fraksi Hanura menerima dan setuju untuk dilakukan pembahasan bersama dengan DPRD Kota Tanjungpinang.

Selanjutnya Pandum Fraksi Gerindra dibacakan Hot Asi Silitonga, bahwa satu Ranperda yang telah diusulkan Pemko bersifat urgen dalam penyelenggaraan pemerintah sebagai upaya memenuhi kebutuhann masyarakat demi terciptanya masyarakat makmur dan sejahtera. Begitu juga dari Fraksi Gerindra Pandum Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fraksi Amanat Pembangunan dan Fraksi Demokrat Plus.(DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here