APBD Perubahan Naik Lima Persen

0
523
Bongkar muat: Kapal sedang bongkar muat sembako di pelabuhan Anambas. f-suhardi /tanjungpinang pos

Anambas – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2017 Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) diprediksi akan meningkat.

Kendati tidak besar, namun perkiraan akan terjadi kenaikan sekitar 5 persen dari APBD murni yang telah disahkan sebesar Rp825 miliar.

”Insya Allah ada peningkatan sekitar Rp30 sampai dengan Rp40 miliar pada APBD-P mendatang, asal asumsi pusat tidak berubah ungkap Azwandi Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Kamis (23/3).

Ia menambahkan, pihaknya saat ini sudah mulai menyusun kegiatan yang tidak terlaksana pada APBD murni 2017 atau kegiatan yang anggarannya lebih makan akan dialokasikan di Perubahan.

”Kita sudah mulai data kegiatan-kegiatan tersebut dari OPD untuk segera kita susun,” terangnya.

Pemerintah daerah sendiri, lanjut Azwandi menargetkan pembahasan APBDP tahun anggaran 2017 pada Juli mendatang, langkah ini dilakukan agar APBD KKA tepat waktu sesuai dengan aturan dan undang-undang yang telah ditetapkan.

”Beliau (Bupati-red) ingin APBDP itu sudah masuk ke Dewan Pada awal juli dan pada akhir Juli sudah disahkan di DPRD,” tuturnya.

Azwandi membeberkan, sarat Penyusunan APBDP itu ada yakni harus sudah ada Perda Laporan Pertanggung Jawaban LPP (LPP) APBD tahun aggaran 2016 lalu dan itu merupakan tindak lanjut dari LHP BPK, serta laporan semester tahun anggaran 2017 harus sudah disampaikan ke DPRD.

”Kalau LPP itu tunggu LHP dari BPK yang diperkirakan pada Juni akan keluar. Setelah itu, akan kita susun dan dibahas bersama DPRD,” tukas. Menurutnya, pembahasan APBD bisa juga dilakukan sebelum LPPD disahkan.

Disinggung apakah akan ada banyak perkerjaan proyek jika terjadi peningkatakan APBDP tersebut, Azwandi menyebut untuk sejumlah sumber penambahan APBDP nanti seperti Silpa Dana Alokasi Khusus dan Pajak Rokok itu sudah ada peruntukannya. Jika ada paket proyek lain tentu tidak bersumber dari dua dana tersebut.

”Untuk Silpa DAK dan Pajak Rokok angkanya cukup besar mencapai Rp10 miliar lebih,” tutupnya.(Indra Gunawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here