Api Ratakan Pusat Bisnis Lingga

0
1111
HANGUS: Puluhan ruko dan bangunan di Daik Lingga hangus dilahap si jago merah, Senin (27/11) malam.f-istimewa

59 Bangunan dan Ruko Ludes Terbakar

LINGGA – Kampung Cina di Daik Lingga ludes dilalap si Jago Merah, Selasa (28/11) sekitar pukul 01.00 WIB. Belum diketahui pasti apa penyebab kebakaran tersebut. Dugaan sementara akibat korsleting arus listrik dari salah satu rumah warga.

Kebakaran ini melahap bangunan hingga 50 unit ruko di daerah yang menjadi pusat perekonomian warga di Daik itu rata dengan tanah. Warga bersama aparat kepolisian dan dua unit mobil kebakaran kewalahan memadamkan api yang semakin membasar karena angin bertiup kencang. Api baru dikuasai sekitar pukul 06.00 WIB.

Ardi, salah satu warga mengatakan, tidak ada yang dapat diselamatkan warga atas musibah kebakaran ini. Kejadian kebakaran yang terjadi meratakan seluruh bangunan di daerah ini tanpa tersisa. Namun hingga saat ini belum ada informasi adanya korban jiwa atas musibah ini.

Baca Juga :  X-ray Jerat Banyak Pelaku di Hang Nadim

”Tidak ada yang barang yang bisa kami selamatkan. Api yang begitu cepat menjalar membuat kami panik dan hanya berpikr untuk menyelamatkan diri dan keluarga,” ujar Ardi, salah satu korban kepada Tanjungpinang Pos di lokasi kejadian, kemarin.

Sementara itu Pemkab Lingga langsung melakukan rapat koordinasi terkait musibah kebakaran yang terjadi ini yang dipimpin Wakil Bupati Lingga, M Nizar. Hasil rapat memutuskan untuk melakukan penanganan atas musibah. Karena itu langsung dibentuk tim kecil yang dipimpin Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kabupaten Lingga.

”Pertama yang dilakukan adalah membuat pos bantuan bencana kebakaran di lokasi kebakaran untuk bantuan tanggap bencana dan melakukan pendataan dari korban bencana,” kata Wakil Bupati Lingga, M Nizar.

Baca Juga :  Kepri Butuh Beras Impor

Dikatakannya, data sementara yang didapat terdapat 59 bangunan yang ludes terbakar. Perinciannya, 46 bangunan berpenghuni, 4 bangunan kosong, 4 gudang dan bangunan LPM, dengan jumlah warga yang menjadi korban adalah 45 kepala keluarga. ”Ini masih data sementara. Data konkritnya akan kita koordinasikan dengan pihak kepolisian,” kata Nizar.

Dilanjutkannya, untuk bantuan lain yang akan diberikan kepada korban bencana, Pemkab Lingga akan mengeluarkan anggaran tanggap darurat bencana yang nilainya sebesar Rp 500 juta yang dianggarkan dalam APBD-P tahun 2017. ”Kami sedang berkonsultasi untuk prosedur pencairan anggaran ini,” kata wakil bupati.

Selain bantuan dari Pemkab Lingga, untuk mendapatkan bantuan Pemkab Lingga juga telah berkoordinasi dengan Pemprov Kepri melalui Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Sekdaprov Kepri. ”Rencananya sore ini tim dari provinsi akan melakukan pemantauan ke lokasi kejadian,” imbuhnya.

Baca Juga :  70 Ribu Pekerja Tak Terdaftar di BPJS

Pangan Harus Tersedia
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lingga Kamaruddin Ali meminta kepada Pemkab Lingga harus cepat mengatasi ketersedian pangan di Daik-Lingga, paskakebakaran kampung Cina di Daik.

Kampung Cina merupakan pusat bisnis perdagangan terbesar di Daik-Lingga. ”Yang terbakar tempat perdagangan bisnis pangan. Jangan sampai pangan langka setelah kebakaran. Kita minta Pak Bupati cepat mengatasi hal ini,” katanya, kemarin. (tir/bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here