Apri: Alokasi Anggaran BP Bintan Tak Direvisi

0
669
BUPATI Bintan H Apri Sujadi dan Ketua BP Kawasan FTZ Bintan berfoto bersama dengan gubernur, Pj Wako Tanjungpinang dan mantan pimpinan BP Tanjungpinang, Kamis sore lalu.f-istimewa/kominfo

BINTAN – BUPATI Bintan H Apri Sujadi menyampaikan, Peraturan Pemerintah nomor 41/2017 tentang perubahan atas PP 47/2007 mengatur tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan. Justru itu, alokasi APBN tahun anggaran 2018 untuk BP Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Bintan, tidak bisa direvisi.

”Meski BP Kawasan FTZ Tanjungpinang sudah dihapus, dan berbentuk Satker di bawah BP Bintan, belum anggaran pembangunan di wilayah Tanjungpinang. Alokasi anggaran 2018 dari pusat untuk BP Bintan, tak direvisi,” tegas H Apri Sujadi, Jumat (9/3) kemarin.

Tahun 2018 ini, jelas H Apri Sujadi, BP Kawasan FTZ Bintan diberi alokasi dana dari pusat itu melebihi dari Rp 82 miliar. Anggaran itu ditujukan untuk pembangunan infrastruktur jalan akses ke kawasan investasi, pembangunan tapal batas kawasan FTZ di wilayah Bintan, serta operasional lainnya.

Baca Juga :  Abaikan Teluksasah, Bangun di Uban

”Alokasi anggaran itu tidak bisa dialihkan untuk kegiatan di wilayah Kota Tanjungpinang, seperti di Tanjungmoco atau Senggarang. Karena, anggaran di BP Bintan sudah tak bisa direvisi lagi,” tegas H Apri Sujadi.

H Apri Sujadi mengungkapkan, saat pertemuan dengan Dewan Kawasan FTZ Kepri di Dompak, Kamis siang lalu, dibahas tentang usulan struktur dan kewenangan, sesuai PP nomor 41/2017. BP Kawasan FTZ Tanjungpinang selama ini, itu sudah tidak ada. Namun, BP kawasan FTZ Bintan mencangkup sebagian wilayah FTZ di Tanjungpinang. Luas wilayah FTZ itu 62 ribuan hektare di wilayah Kabupaten Bintan, dan 2.600-an hektare di wilayah Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  Dua OPD di Bintan Dicoret

Wakil Ketua BP Kawasan FTZ Bintan HM Saleh Umar mengatakan, SOTK yang disusun Dewan Kawasan Kepri, Kamis lalu, akan diajukan dan ditetapkan oleh KemenPAN-RB RI. Sesuai arahan KemenPAN-RB, tidak memungkinkan ada dua BP Kawasan FTZ Bintan, maka dibahas pembentukan struktur dan kewenangannya secara bersinergi.

”Pembagian tugas dan wewenang ini, nantinya berkaitan dengan realisasi anggaran, berdasarkan pemerintahan di wilayah masing-masing. Baik Kabupaten Bintan maupun Kota Tanjungpinang,” ujarnya.

Untuk BP Kawasan FTZ Bintan, tahun 2018 ini telah mendapatkan alokasi dana APBN sebesar Rp 82,384 miliar. Anggaran itu direalisasikan untuk pembangunan jalan akses investasi, dari Lintas Timur ke Galang Batang. Serta beberapa kegiatan pembangunan infrastruktur pendukung investasi lainnya.

Baca Juga :  Bupati Bintan Sediakan Hadiah Rp78 Juta

”Jadi saat ini, kita fokus ke pembangunab fisik jalan, sebagai salah satu bentuk dukungan kita terhadap peningkatan investasi di kawasan FTZ Bintan,” jelas HM Saleh Umar.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here