Apri-Dalmasri Blakblakan

0
653
BUPATI Bintan H Apri Sujadi dan Wakil Bupati H Dalmasri Syam memikirkan realisasi program pembangunan, untuk tahun anggaran 2019, kemarin.F-DOKUMEN/TANJUNGPINANG POS

Awal Tahun 2019, Pemkab Segera Evaluasi Kinerja OPD

BUPATI Bintan H Apri Sujadi bersama Wakil Bupati H Dalmasri Syam akan mengevaluasi kinerja dan realisas program pembangunan tahun 2018, dalam waktu dekat ini. Namun sebelumnya, Apri-Dalmasri sudah blakblakan terhadap kinerja dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

BINTAN – Bupati Bintan H Apri Sujadi mengatakan, evaluasi kinerja itu dilakukan untuk memberikan penilaian serta memacu motivasi kerja, pada tahun anggaran 2019 ini. OPD yang memiliki ‘rapor merah’ dalam hal kinerja dan serapan anggaran, akan menjadi catatan, dan diberi sanksi seandainya ada kesalahan yang dibuat dikarenakan keteledoran pegawai.

Baca Juga :  Bintan Lagoon Sabet Tiga Penghargaan Bergengsi

”Seluruh OPD tentunya akan kita evaluasi. Apalagi menjelang 3 tahun pemerintahan kami (Apri-Dalmasri), yang terhitung sejak 17 Februari 2016 lalu,” ujar H Apri Sujadi, saat ditemui di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Jumat (4/1) pagi kemarin.

H Apri Sujadi menyatakan, dirinya juga menerima masukan, jika ada beberapa kendala teknis yang kerap dihadapi para kepala OPD. Khususnya dalam pelaksanaan kegiatan fisik dan pelayanan masyarakat. Karena, untuk tahun 2019, pelayanan kepada masyarakat harus ditingkatkan lagi.

Dari evaluasi sementara dan masukan dari masyarakat, H Apri Sujadi mengatakan, harus lebih ditingkatkan lagi kinerja aparatur pemerintahan. Menurutnya, masih ditemukan lambannya kinerja beberapa OPD.

Baca Juga :  KEK Diresmikan, Bupati Prioritaskan Anak Bintan

”Seperti pelayanan kependudukan, harus lebih ditingkatkan lagi. Kemudian, penciptaan sektor lapangan kerja, harus lebih banyak, serta pemberdayaan sektor UKM. 2019 ini, kita minta secara keseluruhan mampu diselesaikan,” ujarnya

Namun sebaliknya, H Apri Sujadi menyampaikan, beberapa OPD sudah merealisasikan peningkatan kinerja secara signifikan. Secara umum, sektor pendidikan dan kesehatan mampu terus berbenah, sektor investasi dan pariwisata juga mengalami peningkatan secara signifikan, serta sektor pendapatan pajak daerah terus meningkat setiap tahunnya.

H Apri Sujadi menyebutkan, pengumpulan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2017 mencapai Rp181 miliar, atau naik berkisar Rp26 miliar (17 persen) dibandingkan realisasi pendapatan tahun 2016 sebesar Rp155 miliar. Tahun 2018, pengumpulan PAD bakal melebihi Rp206 miliar. Tahun 2019 ini, target penerimaan PAD kembali ditingkatkan, dengan upaya pemberlakuan sistem pemasangan tapping box pada setiap badan usaha.

Baca Juga :  Sengketa Tanah di Pulau Pucung Bandono Laporkan Erly Yuda ke Polisi

”Beberapa program di OPD lain, juga kita evaluasi nantinya. Agar program tahun 2019 dapat berjalan lebih baik,” tegas H Apri Sujadi. (YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here