Apri-Dalmasri Tak Tutup Mata

0
84
BUPATI Bintan H Apri Sujadi, Wakil Bupati H Dalmasri Syam dan Sekda Adi Prihantara mendengarkan penjelasan pengamanan wilayah strategis dari Wakapolres Bintan, pada rapat FKPD, Selasa (15/5) kemarin. F-ISTIMEWA

Bahas Teror dan Kamtibmas Puasa dengan FKPD

BINTAN – BUPATI Bintan H Apri Sujadi dan Wakil Bupati H Dalmasri Syam, tak menutup mata dalam isu teror, serta antisipasi kamtibmas menjelang puasa Ramadan, saat ini. Apri-Dalmasri membahas keamanan ini, bersama pimpinan FKPD Kabupaten Bintan, Selasa (15/5) kemarin.

Pertemuan terbatas dan tertutup dengan FKPD di Kantor Bandar Seri Bentan tersebut, langsung dipimpin Bupati H Apri Sujadi, Wabup H Dalmasri Syam, serta dihadiri Sekda Adi Prihantara, Wakapolres Kombes Dandung, pimpinan FKPD dan sejumlah pimpinan OPD.

Dalam pertemuan itu dibahas tentang isu nasional terkini, yaitu aksi terorisme yang terjadi selama kurang dari dua pekan ini. Isu teror ini bisa mempengaruhi Kabupaten Bintan. Karena, Bintan sebagai daerah wisata internasional, gerbang kedua Indonesia setelah Bali.

”Rapat FKPD ini kita gelar, untuk mempersiapkan antisipasi atas semua kemungkinan ancaman yang datang. Isu teror bukan saja menjadi beban pemerintah pusat, ini tanggung jawab kita bersama,” ujar H Apri Sujadi, kemarin.

Bupati menerangkan, wilayah Bintan memang jauh dari kasus teror. ”Tapi bukan berarti kami dari Pemkab Bintan dan semua instansi terkait harus tutup mata, tanpa bersiap-siap atas semua ancaman itu,” jelasnya.

Apri mencontohkan, saat isu teror berkembang di Batam dua tahun lalu, Bintan juga mendapat imbas yang berat. Laporan dari beberapa resor, lebih dari 800 kamar hotel yang telah dipesan calon turis mancanegara, langsung mengalami pembatalan. ”Kondisi ini baru isu, belum terjadi. Tapi imbasnya sudah sedemikian besar. Makanya, kita harus antisipasi sejak dini, ancaman-ancaman itu,” tegasnya.

Usai rapat koordinasi dengan FKPD, Wakil Bupati Bintan H Dalmasri Syam kepada Tanjungpinang Pos menerangkan, selain isu teror, juga dibahas tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang puasa Ramadan ini. Mengenai isu teror saat ini, Pemkab Bintan telah meminta kepada FKPD dan seluruh camat untuk dapat membuat pernyataan bersama dengan FKUB, tentang mengecam keras terhadap aksi teror, yang telah terjadi.

”Apalagi saat ini menjelang puasa Ramadan. Kamtibmas menjadi hal penting, kita perhatikan. Terutama antisipasi terorisme,” jelas H Dalmasri Syam.

Kemudian, lanjut wabup, Pemkab Bintan juga menertibkan terhadap tempat-tempat hiburan malam seperti kafe di pujasera. Aktivitas ini hanya bisa beraktivitas mulai pukul 22.00 sampai pukul 12.30. Semua pihak harus menghormati bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.

”Selain itu, bagi rumah makan dan kedai kopi. Harus menghormati orang yang berpuasa. Tak boleh dibuka pintu tempat usahanya, seperti hari biasa. Kalau buka, cukup membuka pintu kecil, itu pun mesti diberi tirai penutup,” tegas H Dalmasri Syam.

Tak kalah pentingnya, kata H Dalmasri Syam, dalam rapat koordinasi dengan FKPD juga dibahas ketersedian pangan serta harga bahan poko, selama Bulan Suci Ramadan. ”Tadi sudah kita cek, bahwa stok bahan pokok pangan di Bintan cukup sampai tiga bulan ke depan. Jadi, tidak ada kata langka untuk bahan pokok selama Ramadan nanti,” tambah wabup.

Selain itu, Bupati Bintan juga mengingatkan tentang suasana keramaian dan arus lalu lintas lebaran. Mengenai stok bahan pangan, warga tidak perlu khawatir. Untuk beberapa kegiatan umum selama Ramadan, perlu mendapat perhatian dan diawasi, seperti aktivitas hiburan.

”Sedapat mungkin. semua pihak saling koordinasi untuk menciptakan suasana yang aman, tenteram dan nyaman saat puasa Ramadan nanti,” kata bupati. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here