Apri Minta Kebijakan Khusus

0
416
KEPALA BKPPD Irma Annisa dan Ami Rofian menyerahkan berkas seleksi CPNS kepada Andre perwakilan tim BKN, usai seleksi CAT, Sabtu (10/11) lalu.f-istimewa

Cuma 3,1 Persen yang Penuhi Passing Grade

BINTAN – SEKITAR 1.920-an peserta tes penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Bintan, telah menyelesaikan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dengan pelaksaaan ujian Computer Assisted Test (CAT), Sabtu (10/11) lalu. Dari jumlah 1.940 peserta yang terdaftar, hanya 61 orang atau 3,1 persen yang memenuhi standar passing grade.

”Dari 1.940 peserta yang lulus administrasi, belasan orang tak mengikuti tes CAT, otomatis gugur. Dari 1.920-an yang ikuti tes, hanya 61 orang yang memenuhi nilai standar passing grade,” Ami Rofian Kabid Mutasi BKPPD Kabupaten Bintan, kemarin.

Ami menerangkan ujian SKD melalui CAT dilaksanakan selama 9 hari, mulai Jumat (2/11) sampai dengan Sabtu (10/11), di Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan. Selama seleksi SKD ini, proses ujian berjalan lancar tanpa ada kendala.

Baca Juga :  TMMD, Danrem Ajak Antisipasi Paham Radikal

”Jumlah peserta 61 orang yang memenuhi passing grade itu adalah, berdasarkan laporan BKN yang kami dapatkan. Tapi, berapa orang jumlahnya dari tenaga kesehatan, pendidikan dan teknis, belum tahu detailnya. Senin (12/11) ini, kami cek lagi rincinya,” terang Ami.

Bupati Bintan H Apri Sujadi berharap agar pemerintah pusat memperhatikan hasil seleksi SKD penerimaan CPNS ini. Pemkab Bintan berharap Kemenpan-RB membuat regulasi atau kebijakan khusus, guna mengisi formasi yang telah disediakan.

Mengenai hasil seleksi CPNS tahun 2018 ini, H Apri Sujadi sudah mengecek dan membandingkan dengan daerah lain. Bukan hanya Bintan, tapi seluruh wilayah di Indonesia mengeluhkan hal yang sama, rendahnya persentase peserta seleksi CAT yang memenuhi nilai ambang batas atau passing grade itu. Imbasnya, cukup banyak formasi yang sudah disediakan untuk setiap daerah, terancam tidak terpenuhi.

Baca Juga :  Hunian di Laguna Bintan Meningkat

”Seperti di Bintan, kuota yang diberikan 250 formasi. Sedangka yang memenuhi passing grade cuma 61 orang. Berarti, ada 189 formasi yang tak terpenuhi nantinya. Sementara, kami dari Pemkab Bintan perlu CPNS yang banyak, untuk menjalankan program pembangunan,” jelas H Apri Sujadi.

Justru itu, H Apri Sujadi meminta agar pemerintah pusat mengevaluasi sistem yang ada. Karena, sudah lebih dari empat tahun di Bintan tidak ada penerimaan CPNS. Sementara setiap tahunnya, banyak ASN yang pensiun. Keperluan untuk tenaga CPNS di Bintan juga banyak, sejak pemekaran daerah beberapa tahun lalu.

Baca Juga :  Dinkes Bintan Bangun Lima Pojok TB

”Bintan sangat kekurangan tenaga ASN. Terutama untuk tenaga guru atau pendidikan dan tenaga kesehatan. Apalagi, saya tetap komitmen menjalankan program kesehatan gratis dan pendidikan gratis,” tambah H Apri Sujadi.

”Untuk tahun ini, saya minta kebijakan khusus lah kepada Kemenpan-RB, agar 250 formasi bisa terpenuhi,” sambungnya.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here