Arisan Online Makan Korban Lagi

0
850
Korban arisan: Para korban arisan online saat menyampaikan keterangan ke penyidik di Satreskrim Polres Tanjungpinang, kemarin. f-reymon/tanjungpinang pos

Arisan online kembali makan korban di Tanjungpinang. Para korban arisan online ini melaporkan wanita berinisial LA ke Polres Tanjungpinang, Senin (20/11).

TANJUNGPINANG – Para peserta arisan online ini mengaku mereka ditipu oleh pelaku yang membuka arisan online.

Suci korban penipuan arisan mengatakan, pertama kali mengikuti arisan online setelah dapat informasi dari kawannya yang menawarkan melalui WhatsApp. Dalam mengikuti arisan dalam 10 hari membayar Rp 150 ribu.

”Kalau dihitung dapat dari arisan sekitar Rp 4,850 juta,” katanya.

Baca Juga :  Pasien Membeludak, Dokter Tidak Diruangan

Suci menyebutkan, untuk bermain ada yang mengikuti sebanyak 25 anggota arisan, urutan yang didapatkan pada nomor 24. ”Karena ditipu, saya rugi sekitar Rp 4 jutaan,” sebutnya.

Begitu juga dengan korban lainnya bernama Laras yang sudah menyetorkan uang sebanyak Rp 4,7 juta. Namun ia baru menerima Rp 2 juta. Menurutnya, sesuai dengan peraturan yang dibuat LA, mestinya ia mendapat Rp 5 juta.

Awalnya Laras mengenal LA di akun FB. Diduga pelaku biasa berjualan online. Namun, tak lama ia diajak untuk ikut arisan. Ia pun tertarik setelah mendengar banyaknya peserta yang ikut dan juga menghasilkan uang cukup fantastis.

Baca Juga :  Wako Sediakan Lahan 10 Ha untuk Cabai

Tanpa berfikir panjang, ia ikut gabung dengan arisan tersebut. Namun belakang, terlihat gelagat aneh serta tidak ada lagi kabar berita selanjutnya. ”Di WhatsApp Cuman dibaca tidak pernah dibalas sama pelaku. Pembayaran juga dilakukan bertemu di suatu tempat yang sudah dijanjikan,” tuturnya.

Sementara Agung Wiradharma penasehat hukum para korban mengharapkan agar laporan dari para korban bisa ditindaklanjuti penyidik. “Hari ini ada enam orang yang datang melaporkan. Saya yakin masih banyak korban lainnya. Salah satu korban yang melapor ini ada yang mengalami kerugian hampir Rp 30 juta. Kita yakin Polres Tanjungpinang mampu untuk mengungkap kasus ini,” jelasnya. (RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here