Arus Mudik Mulai Padat

0
826
PADAT: Libur Natal dan tahun baru, penumpang mulai memadati Bandara Hang Nadim Batam, kemarin.f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Menjelang Natal dan Tahun Baru, bertepatan dengan libur semester pelajar di Batam, penumpang di Bandara Hang Nadim dan pelabuhan jalur laut di Batam, mulai padat.

Pantauan di Bandara Internasional Hang Nadim, Selasa (19/12), calon penumpang terlihat sebagian duduk di luar gedung bandara. Demikian dengan kepadatan penumpang terjadi di antrean pintu masuk hingga tempat check in di dalam area bandara.

Menurut General Manager (GM) Bandara Hang Nadim Suwarso, lonjakan penumpang sudah terjadi sejak minggu lalu, Sabtu (16/12). ”Sebenarnya bukan hari ini saja. Sudah sejak Sabtu, setelah ada pembagian rapor sekolah,” katanya, kemarin.

Menurut Suwarso, peningkatan penumpang terjadi pada Sabtu lalu, jika biasanya 6.500 penumpang, menjadi 7.400 penumpang. Jumlah itu terus akan terjadi di Batam. ”Arus mudik akan meningkat sampai jelang tahun baru,” katanya.

Baca Juga :  Posisi Kepri Penting Bagi Dunia

Perkiraan itu diakui tidak lepas dari agenda hari raya Natal dan tahun baru. ”Lonjakannya masih diprediksikan sampai akhir tahun. Perkiraan di atas tanggal 20 arus penumpang yang berangkat masih tinggi,” jelasnya.

Sementara untuk harga tiket pesawat, disebutkan sudah ada ketentuan. Dimana, ketentuan yang ada harga tiket saat seperti saat ini ditentukan tarif ambang atas. Dimana, tarif ini ini lebih mahal dibandingkan saat hari biasanya. Namun tidak boleh melebihi ketentuan yang ditentukan.

”Itu diatur Kemenhub. Tidak bisa melebihi batas yang ditentukan Kemenhub. Misalnya, Batam-Medan, kalau ditentukan maksimal Rp 1,2 juta, maka tidak bisa lewat. Kalau tarif yang diterapkan maskapai lebih dari itu, maka maskapai akan dikenakan sanksi,” tegas Suwarso.

Baca Juga :  Didukung NasDem, Rini Menguat

Sementara itu di Tanjungpinang, warga yang liburan dan hendak merayakan Natal di kampungnya sebagian pulang melalui roro di Dompak. Mereka berangkat, kemarin pagi naik roro ke Karimun. Di Karimun, mereka akan meningap satu malam. Karena roro yang mereka tumpangi itu harus mengantar penumpang dulu ke Kundur.

Setelah menginap satu malam di Karimun, mereka akan berangkat ke Buton. ”Kalau sudah Buton, berarti sudah sampai daratan Sumatera. Kalau sudah sampai di darat, sudah sampai ke rumah,” ujar salah seorang penumpang bercerita.

Baca Juga :  Utang Menumpuk, Obat Kosong hingga Alat Banyak Rusak

Ia mengatakan, dirinya sengaja membawa mobil pulang kampung agar bebas jalan-jalan di kampung. ”Namanya Natal dan tahun baru, kita pasti ke rumah keluarga, ke rumah saudara, teman. Butuh mobil di sana,” ungkapnya lagi.

Memang, kata dia, naik mobil dari Tanjungpinang sampai Sumatera Utara sana cukup lelah. Namun, karena ramai-ramai, serasa piknik. ”Santai aja di jalan. Tak ada yang diburu. Anggap aja piknik,” tambahnya. (mbb/mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here