Aset PT Sacofa Dipakai Memperkuat Sinyal

0
796
Jajaran direksi PT Sacofa saat mengadakan pertemuan dengan Pemkab Natuna.F-hardiansyah/tanjungpinang pos

NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna dan PT Super Sistem Ultima akan melakukan kerjasama untuk memanfaatkan aset PT Sacofa. Sebelumnya, aset PT Sacofa milik Pemerintah Diraja Malaysia ini pernah disegel langsung oleh Panglima TNI Jendral Gatot Nutmatyo karena tidak memiliki izin dari Pemerintah Indonesia.

Rencana kerja sama itu sedang dimulai dengan menggelar rapat di ruang rapat Lantai 2 Kantor Bupati Natuna, Rabu (17/1). Rapat ini hadiri oleh seluruh jajaran OPD dan SKPD.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Daerah bekerjasama dengan PT Super Sistem Ultima berencana akan memanfaatkan aset PT Sacofa untuk penggunaan akses internet bagi daerah perbatasan Natuna.

Baca Juga :  Sekdaprov Kepri Rayakan Ultah di Dompak

Bupati Natuna, Hamid Rizal dalam penyampaiannya mengatakan, sebagai wilayah strategis Nasional yang berada di wilayah bagian ujung utara perlu didukung dengan akses internet yang lancar dan cepat. Menurutnya, akses internet yang sekarang di Natuna dinilai belum maksimal.

”Kita menyambut baik niat perusahaan ini. Muda-mudahan dengan penggunaan ini bisa membantu kelancaran telekomunikasi. Kita di Natuna juga mudah-mudahan ada kerja sama sehingga apa yang kita harapkan terutama daerah kita ini bisa terjaga dengan baik,” harapnya.

Direktur cabang Anambas Natuna PT Super Sistem Ultima, Marshall Jaya menjelaskan, PT Sacofa sebenarnya sudah menjadi milik Daerah Natuna sendiri. Namun, dari pihak PT Super Sistem Ultima sudah dibeli untuk dikelola.

Baca Juga :  Dermaga Diperluas, Ekonomi Naik

Dengan memiliki fisik bangunan, tanah, kabel optik bawah laut dan lain sebagainya yang diperkirakan bisa dimanfaatkan lebih kurang 15 tahun ke depan. ”Kami juga membuka wacana dukungan untuk Pemda Natuna tentang apa yang bisa kami bantu berkaitan dengan telekomunikasi,” ucap Marshall. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here