ASN dan TNI-Polri Harus Netral

0
91
Indrawan Susilo Probowoadi

Bawaslu Kepri Ingatkan Kepala Daerah

Untuk mencegah pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepri mengingatkan semua kepala daerah berada di wilayah Provinsi Kepri, untuk segera menyampaikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahannya, bersikap netral pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. 

TANJUNGPINANG – Baik itu di lingkungan pemerintahan kabupaten/ kota maupun Provinsi. Pasalnya, tahapan Pilkada Serentak 2020 sedang berlangsung di wilayah Provinsi Kepri. Baik itu Pemilihan Bupati (Pilbup), Pemilihan Walikota (Pilwako) maupun Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Kepri.

Untuk menyampai hal tersebut, kata Indrawan Susilo Probowoadi, Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Provinsi Kepri, bisa saja pada saat kepala daerah tersebut sedang memimpin apel bersama ASN di lingkungan pemerintahannya masing-masing. Kepada Tanjungpinang Pos, Senin  (13/1), Hendrawan mengingatkan kepala daerah juga bisa mengingatkan ASN kembali melalui Kepala Organisasi Daerah (OPD) di saat rapat bersama. Sehingga Kepala OPD bisa meneruskan himbauan tersebut kepada ASN yang mengabdi di lingkungan masing-masing.

”Jelas di PP 54 dan surat edaran dari Menpan RB,” kata Indra.

Selain itu, saran dia, kepala daerah maupun kepala OPD terkait untuk melakukan pengawasan kepada ASN. Pengawasan yang dilakukan bisa berupa patroli di dunia maya milik ASN nya. Salah satunya di Media Sosial (Medsos).

Sehingga ASN tersebut tidak terjebak ke dalam politik praktis melalui Medsos miliknya. Artinya, gunakan Medsos pribadinya dengan sebaik mungkin. Tidak memposting apapun terkait Pemilu hingga pencalonan kepala daerah.

Tak hanya ASN, Indra juga meminta semua anggota TNI-Polri yang bertugas hingga mengabdi berada di wilayah Provinsi Kepri, untuk ikut bersikap netral pada Pilkada 2020. Artinya, tidak memihak ke salah satu bakal calon kepala daerah berada di wilayah Provinsi Kepri.

Diharapkan, ASN untuk tidak ikut hadir hingga terlibat dalam deklarasi salah satu bakal calon kepala daerah di wilayah Provinsi Kepri. Baik itu calon kepala daerah di wilayah kabupaten/ kota maupun provinsi.

”Kita berupaya melakukan pencegahan. Jangan sampai kita mengambil tindakan, hingga memberikan sanksi tegas terhadap ASN yang kedapatan ikut berpolitik praktis di Pilkada serentak 2020 ini,” sebut dia. (ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here