ASN Dinilai Main-main Goro Cat Trotoar

0
568
MEDIAN JALAN: ASN dari berbagai OPD usai mengecat trotoar dan median jalan Bincen. F-Andri Dwi S/Tanjungpinang Pos

TANJUNGPINANG – Masyarakat menilai, Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemko Tanjungpinang yang melaksanakan gotong royong (Goro) mengecat trotoar serta median taman bunga di jalan raya kawasan Bintancenter (Bincen), Kamis (18/5) main-masin atau tidak serius.

Salah satu warga yang melintas, Triatno menuturkan itu kepada Tanjungpinang Pos. Sebab, kurang dari satu jam, para ASN perlahan-lahan sudah meninggalkan lokasi pengecatan.

”Pengecatan trotoar terlihat hanya main-main saja. Tengoklah, sudah tidak ada lagi pegawai yang mengecat. Tak jelas,” katanya.

Ditambahkannya, sempat turun hujan sebentar, hanya saja setelah hujan reda, tidak ada lagi pegawai OPD yang bekerja. Ia menilai pegawai tidak memiliki niat untuk mengejarkan pengecatan. Programnya bagus, hanya saja realisasinya kurang maksimal.

Jika pegawai dinilai tak mampu atau tak mau mengejakan, lebih baik tidak usah. Sebab hasilnya tidak akan maksimal. Kritikan ini juga datang dari Jefri, warga Batu 8 Tanjungpinang. Dia menilai, pekerjaan pengecatan hanya cari muka serta perhatian masyarakat saja.

”Bukan dikerjakan dengan niat hati yang tulus. Karena terbukti, baru sebentar saja sudah pada membubarkan diri. Tengoklah, sudah tak ada pegawai lagi yang mengecat trotoar,” ucap dia.

Ia sebagai warga Tanjungpinang merasa prihatin kepada Pemko Tanjungpinang, yang tak memberikan contoh yang baik. Dengan adanya kritikan dari masyarakat, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono tak mentahui persis seperti apa kondisi di lapangan.

”Main-main gimana sih,” menjawab pertanyaan awak media ini melalui whatsapp sebab mengaku sedang menghadiri rapat di Jakarta.

Dia mengatakan, pengecatan trotoar yang dilakukan ASN sudah dibagi wilayah.

”Menurut saya seharusnya masyarakat bersyukur, ASN masih mau peduli,” singkatnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan mengatakan, pengecatan bukan pekerjaan sia-sia. Hanya saja waktunya singkat, sebab ASN harus kembali bekerja.

”Harus kembali melayani masyarakat, jadi sedapatnya saja mengecat dulu,” akunya. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here