ASN Harus Jadi Pionir Dalam Berzakat

0
358
Raja Ariza bersalaman dengan para pegawai di lingkungan Pemko Tanjungpinang. f-ist/humas pemko tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tanjungpinang mensosialisasikan zakat profesi dalam rapat bersama Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) di Ruang Rapat Kantor Walikota Tanjungpinang, Rabu (16/5).

Rapat dibuka oleh Penjabat Walikota Tanjungpinang, Raja Ariza. Ia berharap Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjadi pionir (pelopor) dalam hal zakat ini. ”ASN harus jadi contoh, teladan dan pionir dalam berzakat. Zakat ini ibadah yang dapat mensucikan harta kita. Makin sering berzakat, makin bertambah harta kita. Insya Allah,” kata Raja Ariza.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Tanjungpinang, Muqtaffin Trenggono mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) No 12 tahun 2017 tentang pengelolaan zakat. Adapun zakat profesi bagi ASN ini adalah sebesar 2,5 persen dengan minimal total nilai penghasilan per bulan Rp5,2 juta rupiah.

Zakat ini nantinya akan dikelola langsung oleh bendahara masing-masing OPD yang dipotong langsung dari tunjangan pegawai. ”Dengan cara perhitungan yaitu dari nilai bruto gaji pokok dikali 2,5 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Riono, M.Si mengatakan terkait ASN berzakat ini nantinya akan dibuat surat edaran dan dilakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai.

”Jika semua Kepala OPD setuju dengan hal berzakat ini, nanti akan kita keluarkan surat edaran terkait ASN Berzakat ini. Dan saya harapkan dapat dilakukan sosialisasi agar tidak terjadi penafsiran yang berbeda antar ASN,” ucap Riono.

Dalam rapat tersebut dihadiri oleh Komisioner dari BAZNAS Kota Tanjungpinang dan seluruh Kepala OPD se-Kota Tanjungpinang. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here