ASN Izin, Kesra-nya Kena Potong

0
103
Jupri Budi

Asisten III Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas Yendi meminta agar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas mengevaluasi lagi mengenai pemomotongan tunjangan kesra pegawai.

ANAMBAS – Selama ini, hanya pegawai yang tidak masuk Tanpa Keterangan (TK) saja yang terkena potongan kesra. Dirinya meminta, agar ke depannya pegawai yang izin juga dikenakan potongan kesra.

Pasalnya, meskipun izin tetap saja pegawai tersebut tidak masuk kerja.
Bahkan, ada pegawai yang memanfaatkan izin untuk meninggalkan kantor. ”Sedikit-sedikit izin, kalau bisa pegawai yang izin juga dikenakan potongan kesra karena tidak berada di kantor,” ungkap Yendi, ketika menyampaikan sambutan pada upacara gabungan, kemarin.

Hal yang membuatnya geram, karena mendengar kabar dari BKP-SDM mengenai adanya pegawai yang izin sampai satu bulan lamanya. ”Kalau sudah satu bulan tidak masuk kantor, tapi minta kesra, itu rasanya tidak adil. Meninggalkan tempat tapi minta hak, saya juga sudah mendengar banyak pegawai tukang minta izin,” jelasnya.

Menurutnya, TK dan izin sama-sama harus dikenakan potongan dan yang membedakan pegawai yang TK melanggar pasal kedisiplinan. ”BKP-SDM harus menegur secara lisan hingga tertulis,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, sebelum sudah ada pernyataan bahwa menjadi ASN di Anambas sudah menjadi pilihan, bukan paksaan. ”Kalau sudah jadi pilihan, maka ada aturannya, bukan semau kita,” ungkapnya.

Oleh karena itu, sebagai pegawai harus terus meningkatkan kedisiplinan karena kalau tak disiplin proses pekerjaan menjadi lambat. ”Bahkan ada pekerjaan yang tidak selesai akibat kita tak disiplin karena sering meninggalkan kantor,” tandasnya.

Dengan demikian, segala pekerjaan yang telah direncanakan akan terbengkalai. Untuk itu, ia juga mengimbau pegawai harus menjunjung tinggi tanggung jawab dan berdisiplin tinggi. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here