ASN Ngopi di Jam Kerja

0
61
Pegawai Pemprov Kepri saat baru selesai upacara di halaman kantor Gubernur Kepri beberapa waktu lalu. f-dokumen/tanjungpianng pos

MBS aslmkm.. Buat PNS &jajaran nya.. Mohon dikurangi waktu ngopi & ngobrol.. Gunakan waktu utk membangun kesejahteraan wartawan. Mohon dicek dan dirazia disetiap kedai kopi. Dari pagi sudah full pegawai negri duduk ngobrol sampai sore.. Mohon tanggapan pak wako, bupati dan gubernur.. Wslm. Trmksh.
085765382959

ASN Makin Hancur
MB : ASN makin hanco, apelagi ASN yang Profesional sudah tak dipandang & digeser semue digantikan same ASN yg tak tau kerje ape mende, yg kerjenye hanye tau Mbodek saje same Pimpinan. Semue sanak sedare dudok di SKPD Empok. Pemimpin harus mempunyai sifat Welas Kasih.
+6289623090754

Tingkatkan Kinerja ASN
MBS yth saya berharap para asn dan para honorer yg ada se pulau Bintan kedepankanlah etos kerja kalian karena kalian di gaji dari pajak kami
+6285668430035

TANGGAPAN:
Pejabat Pemprov Kepri sudah menerapkan aplikasi untuk mengevaluasi kinerja pejabat berbasis aplikasi. Sistem kerja aplikasinya akan mengetahui progres kerja pejabat dimasukkan ke aplikasi tersebut. Sehingga, gubernur atau sekda bisa memantau perkembangan kinerja para pejabat.

Tentu kita semua berharap setiap OPD kerjanya tidak lambat. Apalagi, banyak yang harus dibangun di Kepri. Untuk membangun Kepri sendiri tidak semudah di provinsi lain dengan kondisi daratan.

Aplikasi ini lah. Untuk evaluasi kinerja pejabat.
Untuk para pegawai baik ASN atau PTT juga mesti senantiasa menjaga disiplin dalam bekerja. Disiplin merupakan bagian dari tanggung jawab kerja dan tanggung jawab ASN kepada pekerjaan itu sendiri serta kepada masyarakat. Sekarang, sudah ada Pergub tentang disiplin pegawai di lingkungan Pemprov Kepri.

Dalam penerapannya tentu ada sanksi-sanksi di dalamnya. Dan sanksi itu merupakan cara agar kita semua selalu sadar dan ingat akan tanggung jawab kita dalam bekerja sebagai ASN. Dan finger print ini adalah salah satu cara untuk mendisiplinkan ASN.

Contoh sanksi yang diberlakukan adalah masalah pemotongan penghasilan. Setiap pegawai yang tidak masuk akan kehilangan penghasilannya sekian persen. Dan hal ini akan dikalikan dengan jumlah hari ASN tidak masuk.

Sistem finger print ini bukan hal baru. Ini sudah ada sejak dua tahun lalu diberlakukan di kantor-kantor kementerian. Dan ini sangat efektif untuk menjaga kedisiplinan pegawai. Selain itu, masalah disiplin juga bisa dilakukan dengan cara pengawasan berjenjang.

Kepri ini memiliki potensi untuk berkembang dan untuk mewujudkannya maka butuh sumber daya manusia yang andal.

Ini merupakan aspek utama yang harus diperhatikan. Di era penuh persaingan ini, Kepri dituntut untuk mampu menghadapinya. Untuk itu dibutuhkan SDM yang berkualitas. Maka kerja sama dengan perguruan tinggi salah satu hal yang positif yang bisa meningkatkan pendidikan SDM yang ada di Kepri. (mas)

TS Arif Fadillah
Sekdaprov Kepri

TANGGAPAN:
Saya selalu mengingatkan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun ASN lainnya agar lebih ekstra alam bekerja. Apalagi saat ini sudah pemberlakuan sistem e-Kinerja, khususnya wilayah Pemkab Bintan akan dimulai tahun 2018 ini.

Setiap kepala OPD hendaknya bekerja lebih keras lagi dan lebih kompak, dalam merealisasikan capaian kinerja pembangunan, sesuai dengan visi misi pemerintah daerah. Kepala OPD dan jajarannya mesti terjun langsung dalam setiap proses perencanaan, dan pelaksanaan program kegiatan.

Apabila masih ditemukan kepala OPD yang tidak kompak dengan jajarannya atau tidak sesuai dengan capaian visi misi pemerintah daerah, kami tidak akan segan untuk merevisi struktur organisasi tersebut.

Kita selalu tegaskan, bahwa penilaian itu berdasarkan kinerja yang sesuai visi misi pemerintah daerah. Kalau kinerjanya tidak sesuai, tak segan kita ganti.

E-Kinerja merupakan aplikasi elekronik yang digunakan untuk penilaian kinerja PNS (ASN) dan OPD. Hal tersebut sesuai dengan kebijakan BKN dalam mewujudkan pelaksanaan merit system, yaitu kebijakan dan manajemen SDM aparatur negara yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar.

Dengan adanya aplikasi e-Kinerja, nantinya akan ada kepastian bagi para pegawai. ASN yang menunjukkan kinerja baik, mendapatkan apresiasi yang baik pula. Sebaliknya, bagi pegawai dengan kinerja buruk, mendapatkan imbalan sesuai dengan apa yang ia lakukan.

Dari aplikasi e-Kinerja, terlihat seperti apa kinerja kepala OPD dan ASN. Juga bisa diketahui SKPD mana yang pegawainya kurang, atau berlebih jumlahnya. (fre)

H Apri Sujadi
Bupati Bintan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here