ASN Ramai-Ramai Minta Pindah

0
938

ANAMBAS – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) mendatangi Bupati Anambas minta pindah keluar dari kabupaten termuda di Provinsi Kepri tersebut. Ironisnya, ASN tersebut rata-rata masuk menjadi pegawai penerimaan asal Anambas.

Sejumlah cara dilakukan oleh ASN tersebut agar langkah pindahnya dapat dimuluskan dari mulai menitikan air mata, hingga menggunakan tangan-tangan lain sampai dengan pejabat pusat untuk memuluskan jalannya untuk pindah tugas. Bupati Kabupaten Anambas (KKA) Abdul Haris SH membenarkan, banyak ASN yang meminta yang mengajukan pindah dari Anambas.

”Iya, memang cukup banyak ASN yang mengajukan pindah ke luar dari Anambas,” sebut Haris, Senin (12/6). Ia menjelaskan, sampai saat ini masih tetap bertahan untuk tidak melepas sejumlah ASN yang meminta pindah.

Baca Juga :  Satu PPTK Tangani 86 Proyek

Mengingat, sampai saat ini Anambas masih kekurangan ASN. Menurutnya, ASN yang mengajukan pindah tersebut merupakan ASN penerimaan tahun 2014 yang notabene belum sampai lima tahun masa pengabdiannya.

”Memang disayangkan jika masa bakti selama lima tahun belum selesai sudah mengajukan pindah,” sebutnya. Untuk itu, ia menegaskan pihaknya tidak akan memberikan izin pindah kepada ASN tersebut.

Alasannya, karena jika diberikan kesempatan itu yang akan menjadi momen bagi yang lain untuk ramai-ramai meninggalkan Anambas. Haris juga tidak mengelak, jika Anambas disebut batu loncatan bagi sejumlah oknum untuk menjadi pegawai.

Baca Juga :  Yudha ke Batam, AKP Jefri Pimpin Polsek Siantan

”Alih-alih bukannya menunggu selesai lima tahun masa mengabdi. Padahal itu sesuai dengan perjanjian yang ditanda tangani ketika akan masuk menjadi PNS di Anambas,” jelasnya. Bahkan, yang belum sampai waktu sudah mengajukan diri pindah.

”Ini yang kita sayangkan, dengan kondisi kekurangan ASN banyak mengajukan pindah dengan alasan mengurus orang tua, ikut suami dan lain sebagainya, padahal sebelum ikut ASN di Anambas sudah tau risikonya,” tegasnya. Anggota Komisi I DPRD KKA Firman Edy menyayangkan, jika masih ada ASN yang ingin mengajukan pindah.

Baca Juga :  Kampung KB Tekan Pertumbuhan Penduduk

Apalagi dengan kondisi saat ini, mengingat eksodus ASN lalu tak dapat dipungkiri membuat Anambas kekurang ASN. ”Yang lalu saja sudah buat kita kekurangan pegawai, apalagi kalau saat ini ada lagi yang mengajukan pindah,” terang Firman Edy.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here