Asosiasi Travel Tolak Kenaikan Tarif

0
372
Sapril Sembiring

TANJUNGPINANG – Wacana kenaikan tarif pas pelabuhan mendapat tanggapan negatif dari Ketua Association of Indonesia Travel Agencies (ASITA) Kota Tanjungpinang, Sapril Sembiring.

Sapril merasa keberatan atas kenaikan tarif masuk Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) yang dikabarkan diberlakukan 15 Februari ini.

Menurut dia kenaikan itu mencapai 4 kali lipat dari tarif sebelumnya. Dan hal itu sangat berdampak bagi pihaknya selaku pengusaha travel.

”Masalahnya untuk tarif masuk pelabuhan ini sudah termasuk dengan harga paket tour yang kita tawarkan kepada Wisatawan Asing. Dengan harga awalnya Rp. 13.000 perorang naik menjadi Rp. 60.000 perorang, tentunya kerugian bagi kami (pengusaha travel,red),” kata Sapril Kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (12/2).

Dia mengatakan, akibat dari kenaikan tarif tersebut tentunya berdampak terhadap harga paket tour yang terpaksa dinaikan juga. Namun, pihaknya akan merasa kesulitan memberikan alasan kepada calon wisatawan terkait kondisi tersebut.

”Sebenarnya, tidak jadi Masalah harga pas pelabuhan naik asalkan diimbangi dengan fasilitas yang baik serta memadai. Saat ini saja fasilitas pelabuhan itu masih dalam progres. Kami berharap kenaikan ini ditangguhkan dulu sampai pembangunan itu selesai,” pintanya.

Sementara, atas kondisi itu, dirinya sudah menghubungi anggota komisi II dan III DPRD Kota Tanjungpinang, agar memberikan solusi terbaik dan mereka akan menindaklanjuti.

Selain itu, Sapril mengaku GM Pelindo I Tanjungpinang mengatakan kepada dirinya, soal kenaikan tarif tersebut sudah ditangguhkan sejak 2013 lalu. Dan hal ini sudah disepakati bersama BUMD Kota Tanjungpinang.

”Kami (pengusaha travel, red) tidak pernah dilibatkan atau disosialisasikan prihal kenaikan itu bersama Pelindo I maupun BUMD setempat,” pungkasnya. (cr33)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here