Assessment BP Utamakan Pegawai Internal

0
872
DISKUSI: Sejumlah pegawai BP Batam diskusi dengan investor Jepang, belum lama ini.f-martua/tanjungpinang pos

Badan Pengusahaan (BP) Batam yang bekerjasama dengan Polda Kepri dan Mabes Polri dalam melakukan assesment, membuka peluang bagi pejabat dari instansi lain ikut serta.

BATAM – HANYA saja, BP Batam tetap akan memprioritaskan pegawai dari internal sendiri karena dianggap sudah lama bekerja di sana dan lebih pengalaman. Karena itu, pejabat serta pegawai BP Batam yang sudah memenuhi syarat diminta untuk mengikuti assesment.

Menurut Kepala BP Batam, Lukita kepada wartawan di Batam, saat ini ada beberapa tempat atau posisi pejabat eselon yang kosong, sehingga harus dilakukan assesment untuk mencari pejabat yang tepat mengisi kekosongan itu.

Baca Juga :  Wako Ajukan Rp2,8 Triliun RAPBD 2019

”Meski terbuka, namun kami akan memprioritaskan pegawai yang sudah bekerja di BP Batam. Kami akan prioritaskan yang sudah lama berkarir di BP Batam,” katanya kepada wartawan di Batam, Rabu (29/11).

”Kalau perlu suvervisi. Kami akan meningkatkan training untuk mengisi posisi struktural di BP Batam. Ada beberapa tempat yang masih kosong, akan kita lakukan untuk mengisinya,” sambungnya.

Sebelumnya, BP dan Polda serta Mabes Polri menandatangani MoU terkait asessment SDM. Assesment itu sendiri akan berjalan mulai November dan Desember 2018. Dengan kerja sama itu, maka assesment menjadi penentuan pejabat eselon I dan II di lingkungan BP Batam. Termasuk untuk pencarian pejabat eselon II, III dan IV.

Baca Juga :  23 Bidan PTT Akhirnya Dilantik Jadi PNS

Menurut Lukita, assesment dimaksud untuk mendorong pembangunan Batam, dengan kualitas SDM di BP Batam. ”Assesment ini kita buat supaya bisa membangun lebih cepat dan dalam menghadapi tantangan-tantangan ke depan,” bebernya.

Diakuinya, pihaknya ingin orang terbaik mengisi posisi strategis itu. Sehingga bagi pegawai BP Batam yang memenuhi proses assesment yang dilakukan Polri, berpeluang menjabat di posisi penting di BP. ”Kami kerja sama dengan Polri, karena ingin lebih baik. Kalau ternyata calon yang mengikuti assesment belum memenuhi, kita akan buka lagi,” ujar dia.

Terkait dengan waktu penyelenggaraan, dilakukan pada 27 November dan 4 Desember 2017 nanti. Terkait dengan peserta untuk assesment diperkirakan jumlahnya sekitar 300 orang. Prosesnya dijanjikan dilakukan secara transparan. Sejak Lukita pimpina BP Batam, Batam perubahan yang dilakukannya. Lukita juga diterima di kalangan Pemko Batam dan kalangan pengusaha di Batam.

Baca Juga :  BP Batam Promosi di Malaysia

Bahkan Lukita diundang menjadi pemimpin upacara di Pemko Batam. Ini menandakan hubungan Pemko dan BP Batam sudah harmonis dan saling sinergi membangun Batam serta menambah kepercayaan investor.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here