Atap Dermaga Pelabuhan Kota Rebah Jebol

0
146
Warga melihat atap pondon pelabuhan Kota Rebah Sungai Carang sudah jebol atau rusak parah, kemarin. f-andri/tanjungpinang pos
Kondisi pelabuhan Kota Rebah Sungai Carang memprihatinkan. Atap dermaga pelabuhan sudah jebol dan rusak parah.

TANJUNGPINANG – Pelabuhan dibangun untuk memudahkan para turis yang mengunakan feri atau speed boad untuk mengunjungi tempat wisata tersebut. Karena, akses darat menuju objek wisata tersebut belum di aspal. Hingga kemarin, pelabuhan belum pernah diresmikan.

Tidak hanya pelabuhan yang tidak terawat tapi objek wisata di Kota Rebah yang juga dikenal objek wisata Sungai Carang tidak lagi terawat. Objek wisatanya banyak semak belukar dan rusak. Bahkan pelabuhan tersebut justru dijadikan tempat mesum.

Ridwan, salah satu warga Tanjungpinang yang saat ditemui di lokasi sedang berwisata mengatakan atap dermaga pelabuhan sudah lama jebol.

”Mungkin sudah rapuh. Wajar saja kalau sudah jebol atau rusak parah,” ucap Ridwan kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (14/4).

Ia berharap agar pemerintah daerah untuk segera tanggap dan memperbaiki sehingga dermaga pelabuhan ini dirawat dengan baik. Ia mengkritik pemerintah jangan hanya bisa membangun tapi manfaatnya dan membiarkan rusak begitu saja.

”Jangan disia-siakan. Sudah berapa banyak uang rakyat habis untuk bangun pelabuhan itu. Sudah jadi tidak di rawat dan tidak dijaga dengan baik,” ujarnya.

Selain dia, Suparman yang mengaku warga Ganet, meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan pembangunan yang sudah dibangun di wilayah Kota Tanjungpinang. Perhatian yang dimintanya, salah satunya adalah perawatan.

Apabila ada fasilitas dibangunan dan sudah rusak, hendaknya pemerintah langsung memperbaiki segera, jangan sampai rusak parah baru diperbaiki. Segera diperbaiki agar fasilitas tersebut terlihat bagus dan bisa dimanfaatkan lagi. ”Jangan dibiarkan seperti ini. Sayang loh. Sudah bangun tidak dijaga dan rawat,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto membenarkan, bahwa ada fasilitas di pelabuhan atau dermaga di Tanjungpinang, yang rusak. Namun, dirinya belum tahu pasti kerusakan di pelabuhan tersebut.

”Nanti ada pegawai kita yang cek ke sana,” ucap Bambang.

Kata Bambang, pihaknya tetap memperbaiki hingga mengganti atap pelabuhan yang sudah jebol. Karena pihaknya sudah mengalokasikan anggaran untuk perawatan pelabuhan diwilayah wewenangnya. Uang tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjubgpinang 2019. Cuman, dirinya tidak ingat total anggaran tersebut. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here