Atlet Gulat Kepri Tumpang di Perempat Final

0
516

MEDAN – Dua atlet gulat Kepri Dhandy Appriliansyah dan Zidan Rusty gagal membawa medali di Kejurnas PPLP/PPLPD/SKO Se-Indonesia yang berlangsung di Hermes Polonia, Medan Kamis (1/11/2018).

Dhandy, siswa SMAN 1 Tanjungpinang yang diturunkan di katagori gaya bebas kelas 60kg harus mengakui keunggulan pegulat Sumbar. Sementara, rekannya Zidan Rusty, siswa SMAN 2 Tanjungpinang yang turun di gaya bebas kelas 65 kg terpaksa mengakui ketangguhan pegulat DKI Jakarta. Zidan Rusty juga tumbang di perempat final.

Meski kalah, Rifa Galindra Delan selaku pelatih pegulat Kepri yang mendampingi Dhandy dan Zidan mengaku cukup puas dengan penampilan dua anak asuhnya.

“Memang jika dilihat secara prestasi, kita menurun dibanding tahun sebelumnya yang berhasil meraih perunggu. Namun jika dilihat dari terbatasnya sarana berlatih, saya cukup puas karena bisa melaju sampaikan perempat final,” kata Rifa Galindra yang juga guru SMPN 8 Tanjungpinang ini.

Menurut Rifa Galindra, minat pelajar di Tanjungpinang untuk ikut olahraga gulat masih sangat minim. Hal itu juga diperparah oleh tidak ada sarana matras banting sebagai sarana latihan. “Sarana dan prasarana juga sangat memadai hingga tidak mengherankan kalau minat anak-anak untuk ikut olahraga ini juga menjadi minim,” sebutnya.

Karena alet gulat Kepri tidak mampu meraih medali, Rifa selaku pelatih memohon maaf. Namun, menurutnya atlet Kepri sudah berjuang maksimal. Hanya saja kata Rifa Galindra, olahraga gulat di Kepri bisa berkembang dengan baik jika ada perhatian dari pemerintah daerah. “Jika sarana latih diperbaiki dan dilengkapi, tentu akan meningkatkan minat anak-anak untuk masuk olahraga ini. Saat ini kita sangat kekurangan peminat. Selama ini kita berlatih di aula SMPN 10 dengan sarana yang terbatas. Semoga kedepan pemerintah bsia membantu mengadakan matras banting dan sarana penunjang lainya untuk kemajuan atlet Kepri,” sebutnya. (jek)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here