Atlet Muaythai Juara Umum di Porprov

0
421
Atlet muaythai asal Tanjungpinang (merah) vs Karimun (biru) saat berlaga di gedung aula kantor Gubernur Kepri F-suhardi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Atlet Seni bela diri, Muaythai Tanjungpinang sukses meraih juara umum di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri. Para atlet berhasil merebut tiga medali emas, tiga perak dan tiga perunggu. Kejuaraan olahraga asal Thailand ini berlangsung di di Aula Kantor Gubernur Pulau Dompak. Senin (26/11).

Salah satu pelatih Muaythai, Al Ahway menuturkan, atlet Tanjungpinang peraih medali emas yakni Josua

Togatorop turun di kelas 48-57 kilogram, Rini Haryati kelas 54 kilogram dan Melly Ramadhanty di kelas 57 kilogram.

Untuk medali Perak diraih Adreas Novid Suhandry berada di kelas 51-54 kilogram, Jeksen turun di kelas 54-57 kilogram dan Bryan Roy Manda turun di kelas 71-75 kilogram.

Perunggu diraih Yosua Adreas Situmorang turun di kelas 63-65 kilogram dan Abimanyu Maheza turun di kelas 58-63 kilogram. Posisi kedua, diraih atlet Muaythai Karimun, dengan tiga medali emas, dua perak dan satu perunggu.

Disusul Lingga sabet dua emas, satu perak dan satu perunggu, Batam raih satu emas, dua perak dan tiga perunggu dan Bintan raih satu emas, dua perak dan dua perunggu.

Ia menuturkan, keberhasilan atlet Muaythai Tanjungpinang tidak terlepas dari upaya atlet untuk berlatih selama dua bulan terakhir ini. Ditambah

dengan kegigihan empat pelatih, yakni ia sendiri, Aji Prawono, Ayik dan Andy Bronco untuk mengembangkan enam atlet putra dan dua atlet putri yang diturunkan memperkuat kontingen Tanjungpinang.

Al Ahway mengatakan, bagi peraih medali emas, kembali akan di persiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Wilayah (Porprov) di Bengkulu 2019 mendatang. Bagi atlet yang nantinya lolos, bakal memperkuat Kepri di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua tahun 2020 mendatang.

“Atlet kita mengincar juara di Porwil Bengkulu dan tembus PON Papua mendatang,” kata Al Ahway, kemarin.

Sambung dia, selama dua bulan para atlet Muaythai numpang latihan di WFC (Wallie Teo Fighter Camp) Tanjungpinang.

Ia juga mengharapkan agar pemerintah daerah memberikan perhatian kepada cabang olahraga Muaythai, karena sudah menunjukkan kemampuan dan prestasi. Bisa meraih juara umum dari lima kabupaten-kota sebagai peserta. Hanya utusan dari Natuna dan Anambas tidak mengirimkan atletnya.

“Kita sudah buktikan dan berhasil meraih juara umum, kita hanya berharap ada perhatian dari pemerintah, ada pembangunan sarana dan prasana olahraga untuk cabang Muaythai,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada atlet, para pengurus Muaythai Tanjungpinang yang telah kompak dan berjuang sehingga keluar sebagai juara umum.

Ketua Pengkot Muaythai, Rengki Andres mengapresiasi semangat para atlet Muaythai Tanjungpinang yang sudah berjuang keras mewujudkan mimpi menjadi juara umum untuk cabor yang baru pertama dipertandingkan dalam Porprov 2018 ini.

“Kami berharap kedepannya prestasi atlet Muaythai terus memberikan kebanggan untuk Tanjungpinang,” ujar Rengki.

Ketua KONI Tanjungpinang, H Adnan mengaku bangga dan memberikan penghargaan besar atas perjuangan atlet Muaythai asal Kota Tanjungpinang hingga berhasil menjadi juara umum untuk Cabor Muaythai se-Kepri.

“Sebuah prestasi luar biasa yang mengharumkan nama Kota Tanjungpinang. Kita semua bangga terhadap prestasi yang diraih, terimkasih juga untuk ketua dan pengurus Pengkot yang sudah bekerja keras,” kata Adnan.(ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here