Atmaddinata Diminta Berinovasi

0
371
Atmaddinata paling pinggir dilantik Walikota Tanjungpinang H Syahrul menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Senin (15/7).

TANJUNGPINANG – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Atmadinata menuturkan, mulai hari ini, Selasa (16/7) sudah mulai berkantor dan bertemu dengan pegawai di dinas itu.

Terkait proses perpindahan kerja dari pegawai Provinsi Kepri ke Kota Tanjungpinang proses diselesaikan.

“Sebelum ikut open bidding kan harus ada rekomendasi dari Gubernur Kepri. Jadi kalau dilantik di tempat baru tidak ada masalah, tinggal proses lainnya saja,” ujarnya

kepada Tanjungpinang Pos, usai dilantik.Terkait pesan Walikota Tanjungpinang H Syahrul untuk pendidikan, Atmaddinata menuturkan ada. Sama seperti rekan lainnya, diminta berinovasi menciptakan terobosan-terobosan untuk kemajuan masing-masing OPD.

Khusus pendidikan, Atma begitu sapaan akrabnya menuturkan, akan melakukan pemetaan. Terutama melakukan perluasan pendidikan, khususnya di kawasan Tanjungpinang Timur.

Informasi yang selama ini diterima, di kawasan perkembangan penduduk itu masih kurang daya tampung siswa.

Menurutnya, persoalan ini yang nantinya coba diselesaikan. Apakah menambah Unit Sekolah Baru (USB) atau Ruang Kelas Baru (RKB).

“Nanti dipetakan, sebagai kawasan perkembangan penduduk masih kurang daya tampung siswa. Ini yang coba diselesaikan di luar hal lainnya,” ucapnya.

Terkait pemerataan sarana pendidikan juga akan diupayakan. Khususnya pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bisa di sekolah.

Menurutnya, di Tanjungpinang tidak ada kendala akses internet seperti beberapa daerah lain di Kepri. Harusnya, seluruh sekolah bisa menerapkan UNBK jangan manual lagi menggunakan pensil dan kertas.

“Kami akan coba petakan dan merencanakan penyelesaikannya,” ucapnya.

Ia berencana pelaksanaan UNBK nantinya di sekolah-sekolah bisa menggunkaan labtop tidak komputer PC lagi. Ini akan lebih efektif sebab tidak perlu membangun ruangan khusus.

“Bukan berarti ruang komputer tidak penting, tentu penting. Kendalanya sekarang mau mengadakan komputer harus ada ruangan dulu. Padahal kita tahun bersama RKB untuk belajar juga masih kurang di beberapa sekolah. Maka lebih baik menggunakan labtop dan ujian nanti bisa disusun menggunakan RKB yang ada. Labtop bisa disimpan di lemari khusus,” tuturnya.

Terkait penerapannya, Atma menuturkan sudah ada di
beberapa sekolah di luar daerah, termasuk Batam. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here