Aulia dan Virus Cinta Batik

0
782
BERBINCANG: Aulia saat bincang-bincang lewat radio. f-IST/AULIA

TANJUNGPINANG – Alumnus Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang, Aulia Ramadhani (22) berhasil menyabet juara 2 Putra Putri Batik Nusantara.

Gadis cantik berdarah bugis ini, sukses mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di ajang Putra Putri Batik Nusantara (PPBN) 2016.

”Jujur, awalnya sama sekali tidak mengerti soal batik. Ikut PPBN pun, hanya sekedar iseng ingin menambah teman dan pengalaman,” ucapnya, Minggu (19/3).

Karena saat mengikuti jalannya audisi PPBN, ia mengatakan ketika dikarantina bertemu dengan teman-teman yang cinta batik.

”Gara-gara sewaktu di karantina itu, akhirnya virus cinta batik pun menular ke saya,” jelasnya.

Menurut Aulia, memenangkan audisi PPBN merupakan buah perjuangan yang tidak anggap enteng olehnya jika dibandingkan dengan Putri Pariwisata Indonesia (PPI).

Aulia menerangkan, ia harus melewati serangkaian tahap seleksi yang terbilang rumit dan panjang.

Berawal dengan mengikuti kompetisi video profil via Youtube, yang berkompetisi melawan 600 peserta dari seluruh provinsi se-Indonesia.

Hingga dirinya dinyatakan lolos, dan masuk 80 besar finalis, dan sebelumnya ia pernah meraih The Best Photogenic mengikuti audisi Putri Pariwisata Indonesia (PPI) di Jakarta pada 2015 silam.

”Tak berhenti di sana, karena mesti menghadapi tes foto dan videoshoot, deep interview, forum group discussion (full english), dan psikotes sebelum memasuki 16 besar,” kenangnya.

Semua proses yang dilaluinya, tidak hanya berujung sebagai juara 2 dalam PPBN tetapi juga membuat dirinya mendapat julukan “si kamus batik” dari teman-temannya.

”Banyak pengalaman yang saya dapatkan, dengan bertemu teman-teman dari Sabang sampai Merauke,” ungkapnya.

Walau sedang di dalam sebuah kompetisi, tetapi ia menganggap seperti keluarga, saling membantu, saling mendukung, saling mendoakan yang terbaik. (cr36)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here