AW Terdepak, Rini-Mustofa Menanti

0
495

Rini Fitrianti dan Mustofa Widjaja disiapkan pengganti Agus Wibowo (AW) sebagai calon Wakil Gubernur (Cawagub) Kepri.

TANJUNGPINANG – DUA kandidat ini paling berpeluang menggantikan AW yang hingga, kemarin belum juga melengkapi persyaratan pencalonan Cawagub Kepri. Padahal, waktu yang diberikan oleh Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur Kepri tinggal dua hari lagi yakni, Senin (16/10) hari ini dan Selasa (17/10) besok.

Sebenarnya, selain nama Rini dan Mustofa Widjaja, masih ada satu nama lagi bakal Cawagub Kepri yakni Fauzi Bahar. Hanya saja, nama Fauzi Bahar jarang disebut-sebut belakangan ini.

Ketua Panlih Cawagub Kepri Hotman Hutapea menyampaikan, jika AW tidak juga melengkapi berkasnya sampai, Selasa (17/10) nanti, anggota Panlih akan melapor ke Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, Rabu (18/10) mendatang.

Bahwa AW tidak ikut di pemilihan Cawagub Kepri dan namanya harus diganti dengan kandidat lain. Ini menjadi tugas partai politik (parpol) pengusung Sani-Nurdin (Sanur) untuk mengusulkan kembali satu nama.

Hotman mengatakan, usai melapor ke Gubernur, dirinya juga akan melapor kepada Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat terkait mundurnya Agus Wibowo (AW) sebagai Cawagub.

”Inikan amanat yang harus ditunaikan. Jadi tidak bisa main-main terhadap partai. Nama dia sudah diterima oleh ketua umum. Jadi dia harus bertanggungjawab terhadap SP yang diberikan, saya yakin itu ada sanksi,” beber pria yang juga menjabat sebagai Bendahara Partai Demokrat Kepri itu.

Senada dengan pengurus Demokrat lainnya, Surya Makmur Nasution menambahkan, pihaknya masih menunggu itikat baik AW untuk mengurungkan niatnya mundur sebagai Cawagub. Mengingat waktu masih tersisa sampai Selasa. ”Mudah-mudahan saja hati dan pikirannya berubah,” ungkap Surya.

Terkait penggantian nama AW sebagai Cawagub Kepri, Hotman belum mau berkomentar. Sebab, masih ada waktu dua hari lagi untuk melengkapi berkasnya sesuai waktu yang diberikan Panlih.

AW sendiri sudah mengundurkan diri dari Cawagub. Meski Hotman sudah jelas-jelas mengetahuinya, namun dirinya tetap menunggu sampai waktu yang diberikan ke AW habis, barulah memberikan keterangan resmi bahwa nama AW wajib diganti. Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kepri, Abdul Basyid Has mengatakan, mereka tidak pernah mengusung AW sebagai salah satu Cawagub.

Yang mereka usung adalah Isdianto dan Mustafa Widjaya. Apabila berkas AW dikembalikan Panlih, maka masih ada calon nama lainnya lagi yang bisa usulkan Gubernur ke DPRD Kepri.

”Isdianto diusung PKB. Kemudian tokoh lainnya (Mustofa Widjaja) dapat juga rekomendasi dari pusat. Tentu kita juga minta beliau mempersiapkan diri,” terang Basyid, kemarin.

Menurut dia, baik Isdianto maupun Mustofa Widjaja, dua-duanya birokrat sejati yang sudah sangat mumpuni. Komunikasi mereka juga bagus.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP Kepri Syarafudin Aluan punya prinsip yang tak jauh beda dengan PKB Kepri.

Hanya saja PPP saat ini masih menunggu Panlih untuk menilai kelengkapan persyaratan dua Cawagub Kepri yang diusulkan Gubernur Nurdin.

Oleh karena itu, PPP dari salah satu partai pengusung menunggu hasil keputusan Panlih apakah yang tidak memenuhi persyaratan, diberikan waktu berapa lama sehingga dia terpaksa harus digugurkan.

Sementara Rini berpeluang diusung NasDem. Karena sejak awal, NasDem memasangkan nama Isdianto dan Rini. Hanya saja, nama yang dikirim Gubernur ke DPRD Kepri adalah Isdianto-AW.

Sampai sejauh ini, belum ada muncul nama baru selain lima cawagub yang sudah disebut-sebut selama ini yakni Isdianto, AW, Rini, Mustofa Widjaja dan Fauzi Bahar.

Diantara dua nama yakni Rini dan Mustofa, harus diputuskan satu nama untuk diusung parpol. Kepentingan parpol diperkirakan menjadi pengganjal nanti.

Jika nama Rini yang diusulkan, belum tentu dapat rekomendasi/persetujuan dari semua parpol. Demikian juga dengan Mustofa Widjaja.

Sebelumnya, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun sangat hati-hati memberikan penjelasan terkait masalah Wakil Gubernur saat ini.

Dirinya akan memberikan informasi apa adanya kepada publik soal perkembangan proses Cawagub yang saat ini masih alot di jajaran DPDR Kepri.

”Saya menyampaikan apa adanya, masalah wagub ini. Mohon maaf satu lembar surat pun dari Panlih, apalagi Tatib belum lihat, apalagi yang namanya semua calon udah lengkap sama saya belum ada laporan,” tegas Nurdin pria yang juga Ketua DPW Partai NasDem Kepri.(SUHARDI-MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here