Awal 2018, Bupati Anambas Pindah Kantor

0
1286
TINJAU proyek: Bupati Anambas Abdul Haris SH saat meninjau beberapa ruangan kantor Bupati yang baru, kemarin.F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

ANAMBAS – BUPATI Kabupaten Anambas Abdul Haris SH optimis akan menempatikantor Bupati yang baru pada Februari 2018. Hal itu diungkapkannya, setelah meninjau pembangunan Kantor Bupati di Pasir Peti, Desa Tarempa Timur Kecamatan Siantan. Dari pantauan di lapangan, terlihat sejumlah pekerja sedang memotong keramik lantai serta memasang atap.

Abdul Haris juga berbincang dengan para perkerja, untuk mengetahui kendala yang terjadi di lapangan. Satu persatu ruangan dihampiri Haris, untuk melihat kondisi saat dikerjakan mulai dari lantai satu. Rencananya, ruangan di lantai satu akan diisi oleh kepala bagian. Sedangkan, pada lantai dua untuk ruangan Bupati, Wakil Bupati serta sekda serta lantai tiga untuk ruangan arsip.

Baca Juga :  Warga Kampung Semangat Bangun Pariwisata

Seperti diketahui, pembangunan Kantor Bupati Anambas tahap III menelan anggaran sebesar Rp 21,356 miliar dengan masa pekerjaan 135 hari kalender Kontraktor PT Delbiper Cahaya Cemerlang. ”Dari pantauan yang terus dilakukan, setiap minggunya terjadi progres yang cukup menjanjikan,” kata Haris, kemarin.

Keterangan kontraktor pelaksana dan konsultan, ungkap Haris, pihaknya optimis pada bulan Februari 2018 Kantor Bupati dapat ditempati. ”Dari apa yang disampaikan kontraktor untuk perkerjaan mayor seperti pemasangan atap dan lainnya akan selesai. Sedangkan, untuk perkerjaan minor seperti pemasangan lampu, itu dapat dilaksanakan pada saat pemeliharaan,” sebutnya.

Baca Juga :  Berdayakan Kontraktor Lokal yang Profesional

Lebih jauh ia menguraikan, saat ini pembanguna kantor bupati progresnya sudah mencapai 80 persen. Setelah pemasangan atap serta keramik sudah mencapai 90 persen, dan dinding sudah didempul bahkan dicat. ”Apabila waktunya memang tidak cukup dapat dilakukan adendum waktu,” sampainya.

Pembangunan kantor bupati dilakukan bertahap, dan peletakan batu pertama pembangunannya dilakukan bupati perdana yakni Drs Tengku Mukhtarudin. Saat itu, pemerintah mengucurkan dana sebesar Rp 12 miliar. Kemudian dilanjutkan tahap II, dengan anggaran Rp 8 miliar dan terakhir finishing sebesar Rp 21 miliar. (INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here