Awal Desember, Operasi Pasar Dimulai

0
550
Tinjau pasar: Kepala Disperdagin Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram saat meninjau pasar beberapa waktu lalu. f-dokumen/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang bersama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) akan menggelar operasi pasar menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Rencana operasi pasar itu untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakkan harga kebutuhan pokok di Tanjungpinang. Tanjungpinang menjadi daerah yang rawan terjadi lonjakan harga sembako karena bukan pasokannya dari luar daerah Kepri.

”Ini perintah dari Pak Menteri Perdagangan. Kita menggelar pasar murah guna meringankan beban masyarakat yang kurang mampu saat merayakan Natal dan Tahun Baru,” kata Kepala Disperdagin Kota Tanjungpinang, HM Juramadi Esram, kemarin.

Lokasi operasi pasar murah akan digelar beberapa titik di Tanjungpinang. Namun, titiknya belum ditentukan karena masih berkoordinasi dengan pihak kelurahan. Ia ingin 18 kelurahan di Tanjungpinang menjadi titik pasar murah mendatang.

Baca Juga :  Produk Olahan Siswa Ikut Bazar Kadin

”Pasar murah kita mulai pada awal-awal Desember atau akhir November ini. Untukmewujudkan itu Kita masih berkoordinais dengan Bulog cabang Tanjungpinang,” tegasnya.

Menurut Juramadi, pada perayaan Natal dan Tahun Baru tahun tahun sebelumnya, tidak ada terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok yang signifikan di ibukota Provinsi Kepri ini. Begitu pula, perayaan Idul Fitri dan Idul Adha lalu. Namun, pemerintah tetap melakukan program operasi pasar dan pasar murah untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakkan harga.

Beras menjadi kebutuhan pokok yang diprioritaskan pada operasi pasar itu. Tapi, tidak menutup kemungkinan Bulog juga akan menggelar pasar murah untuk gula pasir dan minyak goreng. ”Kita terus matangkan persiapan operasi pasar bersama dengan Bulog,” bebernya.

Baca Juga :  Pendaftaran CPNS Pemko Diperpanjang

Ia juga minta kepada distributor sembako di Tanjungpinang, agar tidak menaikan harga sembako menjelang Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, selama ia memimpin Disperindagin, komunikasi pemerintah dengan distributor berlangsung cukup baik.

”Pemerintah terus mengimbau distributor sembako agar tidak menimbun sembako apalagi mengoplos beras. Kita berterima kasih kepada distributor mau bekerjasama dengan pemerintah. Saat diajak rapat mereka mau datang dan memberikan data-data tentang harga sembako,” bebernya.

Disperindagin juga telah menurunkan timnya untuk melakukan pengawasan harga sembako dan pangan di Tanjungpinang. Tim yang dibentuk turun dua hari sekali di pasar-pasar bahkan swalayan tradisional, untuk mengecak harga sembako dan pangan. Bahkan, karena transaksi jual beli sembako dan sayur mayur di Pasar Baru aktivitasnya ramai di subuh, mereka juga menurunkan timnya subuh.

Baca Juga :  PMI Kehabisan Stok Darah

”Jadi setiap dua hari, tim kita turun ke pasar dan mengecek harga. Kita juga melaporkan dan menganalisa sembako mana yang naik signifikan dan penyebabnya,” bebernya. (bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here