Awas… Ada Pungli di Gas Subsidi

0
711
BONGKAR GAS: Karyawan salah satu pangkalan gas saat bongkar tabung gas dari mobil distributor gas. f-yoan/tanjugnpinang pos

TANJUNGPINANG – Sejumlah pangkalan gas ukuran tabung 3 kilo subsidi resah karena ulah beberapa oknum yang masih berani melakukan pungutan liar (pungli). Hal ini terjadi di beberapa pangkalan gas Kota Tanjungpinang.

Salah satu pemilik pangkalan inisial DA, namanya minta dirahasikan mengaku sudah jenuh dengan aksi pungli yang dilakukan oleh oknum distributor gas tersebut.

”Saya ngomong ini karena sudah tak tahan lagi kalau harus dipungut terus. Bahkan, kawan-kawan pangkalan lainnya juga mengalami hal sama-sama dan tidak tahan lagi,” kata DA, kepada Tanjungpinang Pos, kemarin.

Diakui DA, pungutan yang dilakukan beberapa oknum distributor gas tersebut sudah kelewatan dengan mematok angka sebesar Rp 250 perak per tabung.

”Kalau cuma 10 atau 20 tabung tak masalah lah, bang. Tapi kalau macam saya ini ada 1.000 tabung dikali Rp 250 perak sudah berapa, belum lagi dikali banyak pangkalan yang ada di Tanjungpinang ini,” kata dia menjelaskan.

Oknum yang paling sering mengutip uang tambahan ini diakui DA sekitar 3 orang dari 1 PT distributor gas subsidi ini.

”Ada sopir lori sama atasannya. Kalau sopir itu ada HA sama KM, kalau atasannya ada AG.” beber DA.

Pada hal, gas subsidi tersebut diakuinya hanya memberikan untung tipis per tabung dalam setiap kali transaksi.

”Untuk gasnya saja harga kami cuma Rp 13.750 sementara dijual sekitar Rp 17.000 per tabung. Itu belum dipotong uang tips untuk dipungut,” kata dia.

Harga tabung sendiri dari pangkalan jual per tabung sekitar Rp 230.000 dengan harga distributor ke pangkalan hanya Rp 160.000.

Pantuan di lapangan, terdapat 3 perusahaan yang menjalani distribusi tabung gas subsidi tersebut. Di antaranya, PT. Adri Jaya Sakti di Batu 14, PT. Bumi Kharisma di Tanjungunggat dan PT. Mulia Bintan Sejahtera di Batu 7.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul S. Pd merespon serius praktik pungli tersebut. Bahkan ia menginstruksikan kepada tim saber pungli untuk segera mengusut prilaku oknum yang dinilai menyalahi aturan tersebut.

”Astaghfirullah, sekecil apapun praktik uang yang diluar ketentuan tentu masuk kategori pungli. Terimakasih infonya, nanti segera akan ayah arahkan ke tim saber pungli ya,” terang Syahrul. (cr33)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here