Awas, Open Bidding Jangan ”Masuk Angin”

0
620
Endri Sanopaka, S.Sos., MPM

Sudah 20 Hari Belum Diumumkan

Ketua Tim Pansel open bidding Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintahan Kota (Pemko) Tanjungpinang, Riono belum juga mengumumkan hasil seleksi administrasi.

Tanjungpinang – Padahal pembukaan pendaftaran open bidding sendiri sudah dimulai sejak 13 Februari dan berakhir 7 Maret lalu. Sudah 20 hari belum juga diumumkan, siapa yang lulus dan tidak lulus administrasi.

Karena belum diumumkan hasil seleksi administrasi open bidding untuk mengisi jabatan eselon II menjadi tanda tanya Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka.

Menurutnya, seharusnya seleksi administrasi peserta open bidding yang dilakukan tim panitia seleksi (pansel) Kota Tanjungpinang, sudah diumumkan ke publik.

”Kita tidak tahu apa alasanya. Apakah tim pansel memiliki kendala atau tidak, kita tidak tahu. Saya tak tahu kenapa sampai saat ini belum di umumkan hasil seleksi administrasi peserta open bidding tersebut,” kata Endri kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (26/3).

Menurutnya, bila ada kendala atau hambatan untuk mengumumkan hasil seleksi administrasi peserta open bidding, ia saran setidaknya tim pansel Kota Tanjungpinang harus menyampaikan ke publik. Sehingga publik tahu, kalau tim pansel memiliki kendala atau hambatan tersebut.

”Jadi, kita bisa harap maklumi. Inikan tidak. Tim pansel tidak pernah sampaikan ke publik, baik sampaikan ke publik, baik dari juru bicara atau apa bentuknya. Jangan sampai open bidding masuk angin,” tegas dia.

Kelambatan pengumuman peserta open bidding, kata dia, apakah tim pansel bekerja dengan hati-hati untuk seleksi administrasi atau tidak.

Kalau tidak bekerja dengan ekstra hati-hati, dikemudian hari tim pansel bakal ada gugutan. Seperti contoh terjadi saat open bidding di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri belum lama ini.

”Sampai saat inikan dipertanyakan oleh publik,” terang dia.

Untuk itu, ia menyarankan agar tim pansel Pemko perlu bekerja ekstra hati-hati. Meskipun lambat, tegas dia lagi, tim pansel perlu sampaikan ke publik kendala atau hambatan yang dihadapi.

”Biar publik tahu. Inikan tidak pernah disampaikan ke publik. Mestinya harus terbuka ke publik,” sebut dia. Sekretaris Tim Pansel Kota Tanjungpinang, H Tengku Dahlan menjelaskan, belum diumumkan karena beberapa faktor.

Tim pansel masih menunggu SK Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Tanjungpinang dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Supaya nama pejabat di SK Mendagri nanti, tidak sama dengan hasil seleksi administrasi open bidding di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Karena, tiga nama yang disodorkan Pemko ke Mendagri, untuk dipilih jadi Kadisducapil, juga ikut open biding.

”Nanti kita umumkan hasil seleksi administrasi, ternyata nama pejabat itu ada di SK Mendagri. Ini yang kita tidak mau. Jadi, kita tunggu saja SK dari Mendagri dulu,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang ini.

”Mudah-mudahan pekan ini ada jawaban. Jadi, harap sabar. Kita tunggu SK Mendagri, siapa pejabat yang menduduki jabatan Kadisdukcapil Kota Tanjungpinang,” sebut dia.(Andri DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here