Awe Laporkan PT CSA ke Pusat

0
466
BUPATI Lingga H Alias Wello bersama Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr Moeldoko melaporkan persoalan tanah yang dikuasai sepihak oleh PT Citra Sugi Aditya, Kamis (22/2) malam. F-ISTIMEWA

Bupati Lingga H Alias Wello menemui Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dr Moeldoko, untuk melaporkan persoalan pertanahan yang menghambat pelaksanaan paket kebijakan ekonomi Presiden RI Joko Widodo terkait investasi, Kamis (22/2) malam.

LINGGA – Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lingga yang akrab disapa Awe ini menyoroti kasus penguasaan tanah masyarakat secara sepihak oleh PT Citra Sugi Aditya pada 10 desa di Kecamatan Lingga Utara dan Lingga Timur.

”Perusahaan ini luar biasa, tanpa pembebasan lahan dan ganti rugi tanah masyarakat tiba-tiba mengajukan Hak Guna Usaha (HGU). Bahkan, saya sebagai Kepala Daerah yang merupakan bagian dari panitia B tak dianggap sama sekali,” Kata Awe, Jumat (23/2).

Awe menjelaskan, PT CSA Hanya bermodalkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor : 624/KPTS-II/2014, tanggal 14 Juli 2014, tentang pelepasan kawasan hutan produksi untuk perkebunan kelapa sawit.

Sehingga, perusahaan ini menguasai tanah negara dan tanah masyarakat di Lingga Utara dan Lingga Timur seluas 9.694,84 Ha. Ironisnya, Kantor Wilayah BPN Kepri merespon permohonan HGU PT Citra Sugi Aditya tanpa mendengarkan aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah Kabupaten Lingga yang tidak menghendaki pembangunan perkebunan kelapa sawit di daerah itu.

Selain itu, sambung Awe, direksi PT Citra Sugi Aditya yang mengajukan permohonan HGU ke Kanwil BPN Kepulauan Riau karena diduga memalsukan sejumlah dokumen kepemilikan saham perusahaan tersebut bekerjasama dengan oknum notaris di Tanjungpinang.

”Mereka bekerjasama dengan oknum notaris melakukan perubahan susunan pengurus perusahaan secara sepihak, tanpa melibatkan direksi lainnya. Begitu juga soal kepemilikan saham, mereka melakukan perubahan tanpa persetujuan pemilik saham lainnya,” katanya.

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr Moeldoko berjanji segera berkoordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional dan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau.(TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here