Awe Minta Dukungan Kepala Daerah -se-Kepri

0
409
Alias Wello

Sukseskan tamadun melayu di lingga, 17-26 november 2017

Setelah sukses menggelar Festival Bahari Kepri (FBK) 2017 di Tanjungpinang, Karimun dan Bintan, pemerintah kini punya tugas baru lagi.

LINGGA – KALI ini, Pemkab Bintan yang menggelar kegiatan bertaraf internasional itu. Hanya saja, tetap perlu dukungan semua pemerintah daerah di Kepri. Pada, 17-26 November bulan depan, perhelatan Tamadun Melayu Antarbangsa (PMTMA) akan digelar di Lingga.

Tamadun Melayu ini tak hanya melibatkan rumpun Melayu di nusantara ini, juga mengundang negara serumpun seluruh dunia. Untuk menggelar acara sebesar ini, maka butuh uluran tangan pemerintah daerah. Bupati Bintan Alias Wello pun sudah meminta dukungan kepala daerah di Kepri.

”Bupati Lingga juga telah menyurati Gubernur Kepri dan kepala daerah kabupaten/kota di Kepri untuk meminta dukungan maksimal menyukseskan kegiatan ini,” M Ishak, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga, Minggu (29/10).

Pria yang juga Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Lingga ini menambahkan, kesuksesan kegiatan PMTMA ini, juga tanggung jawab seluruh pemerintahan di Kepri. Untuk kegiatan sebesar PMTMA ini tentu dibutuhkan dukungan semua pemerintahan daerah di Kepri. PMTMA ini adalah suatu kegiatan besar untuk mengangkat batang terendam yang merupakan peradaban atau Tamadun Melayu yang harus dimuliakan.

”Karena itu harus ada kerja sama dan dukungan serta komitmen yang kuat. Kabupaten Lingga tentu tidak akan mampu bila hanya sendiri menggelarnya agar dapat berkesinambungan. Kegiatan ini tidak noleh berhenti hanya sekali. Ke depannya harus menjadi kegiatan rutin yang menjadi agenda Pemprov Kepri,” imbuhnya.

Perhelatan Memuliakan Tamadun Melayu Antarbangsa (PMTMA) adalah ajang kegiatan yang bertujuan untuk mengembalikan kejayaan peradapan Melayu atau menggangkat batang yang terendam.

Untuk mensukseskan PMTMA yang akan digelar 17-26 November 2017 ini, hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Lingga dilibatkan. Tugas dan tanggung jawab diberikan pada masing-masing OPD terkait.

Dinas Kebudayaan dipercaya sebagai koordinator dan kesekretariatan, Dinas Perhubungan bertanggungjawab untuk bidang transportasi, Dinas PU tugasnya di bidang perlengkapan dan OPD teknis lainnya.

Untuk menjayakan PMTMA 2017 di Kabupaten Lingga, telah beberapa kali dilakukan rapat koordinasi baik tingkat OPD maupun rapat yang dipimpin langsung oleh bupati dan wakil bupati. ”Hal ini dilakukan untuk melihat progres persiapan dari masing-masing koordinator yang diberi tugas dan tanggung jawab,” kata M Ishak menambahkan.

Dikatakannya, OPD teknis yang diberi tanggung jawab dapat menggandeng OPD lain yang memiliki kesamaan bidang dalam kepanitiaan PMTMA. Selain rapat teknis panitia PMTMA rapat juga dilakukan di masing-masing OPD. Untuk koordinasi selanjutnya, masing masing OPD wajib melaporkan progres persiapan yang dilakukan ke sekretariat.(TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here