Awe Minta Tiap Desa Siapkan Lahan Lima Hektar

0
406
Kebun buah: Ahli buah asal Majalengka, Runa Heriyanto bersama Kasubag Humas Pemkab Lingga Sabirin dan staf saat saat mengunjungi kebun buah di Singkep Barat. F-TENGKU/TANJUNGPINANG POS

Lingga – BUPATI Lingga, H Alias Wello menilai pentingnya pamanfaatan lahan kosong yang dimiliki setiap desa untuk menghasilkan pundi-pundi keuangan.

Untuk itu, ia memerintahkan setiap desa di Kabupaten Lingga untuk menyiapkan kahan seluas lima hektar yang akan ditanami tumbuhan bernilai ekonomis.

Kebijakan ini dinilainya dapat menjawab kekurangan kebutuhan atas atas rumah tangga untuk kebutuhan memasak warga.

”Saat ini berbagai kebutuhan memasak mahall. Seperti cabe dan jenis sayuran. Selain itu juga ada yang sulit diperoleh. Jika program lima hektar lahan yang ditanami tumbuhan bernilai ekonomis ini, bukan hanya kebutuhan rumah tangga yang terpenuji, tapi desa juga bisa mendapatkan pendapatan,” kata Alias Wello saat mengukuhkan kelompok tani wanita Bestari di Desa Batu Berdaun, Senin (20/2)

Katanya, contoh terpenuhinya kebutuhan pertanian ini diambilnya dari Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadi daerah penghasil padi terbesar kedua di Indonesia.

Kebijakan Pemkab Bone yang mewajibkan setiap rumah tangga memiliki kebun tanaman produktif untuk konsumsi sendiri berhasil membuat daerah ini sukses menjalankan program pertanian.

”Saat harga cabai membumbung tinggi, Daerah Bone tidak berpengaruh,” sebutnya.

Tidak hanya itu, keindahan daerah ini dapat terlihat dengan deretan tanaman hias yang produktif.(TENGKU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here