Ayo Hijrah dari Mental Jahiliah

0
710
SERAHKAN INSENTIF: Bupati Bintan H Apri Sujadi menyerahkan insentif kepada petugas fardhu kifayah, imam, mubalig dan guru ngaji, di sela peringatan Tahun Baru Islam 1439 hijriah, di Masjid Nurul Iman Kijang, Rabu (20/9) malam lalu. f-istimewa/kominfo bintan

KIJANG – Ustaz KH A Busyro Karim mengajak agar umat Islam hijrah dari mental jahiliah ke ajaran Alquran dan Islam, saat menyambut Tahun Baru Islam 1439 hijriah ini. Ajakan itu disampaikan Busyro Karim di sela memberikan tausiah, malam penyambutan 1 Muharam 1439 hijriah di Masjid Nurul Iman, Kijang, Bintan, Rabu (20/9) malam lalu.

Di depan Bupati Bintan H Apri Sujadi dan seribuan jemaah umat muslim Kabupaten Bintan, Busyro Karim menjelaskan, Tahun Baru Islam ini merupakan sejarah hijrah Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah. Sejarah ini mesti dimaknai dengan perpindahan mental umat muslim, ke arah lebih baik di masa sekarang.

Baca Juga :  Jalan Terang, Warga Kijang Senang

Dalam Alquran yang terdiri dari 6.666 ayat dan 114 surah, hanya ada empat ayat yang menyebutkan jahiliah itu. Hal itu mengungkapkan tentang sikap mementingkan diri sendiri, yang terjadi dalam peristiwa perang Uhud. Akibat mementingkan diri sendiri, umat Islam hancur.

Selain itu, jahiliah juga menceritakan sikap perempuan, berdasarkan kepribadian istri Rasulullah SAW. Kaum perempuan mempunyai adab dalam berpakaian dan berhias, saat keluar rumah. Kemudian, jahiliah identik dengan kesombongan seseorang serta keutuhan agama Islam.

”Dari mental jahiliah yang menggambarkan kepribadian buruk itu, ayo kita hijrah ke mental yang berlandaskan Alquran. Kita juga perlu membantu kaum muslim di Rohingya. Selain itu, mari kita jaga persatuan dan kesatuan umat Islam, di negara Indonesia ini,” pesan Busyro Karim.

Baca Juga :  205 ASN Bintan Terima Satyalancana Karya Satya

Bupati Bintan H Apri Sujadi berharap, umat Islam untuk mengaktualisasikan nilai dan semangat hijrah, guna meningkatkan seluruh aspek kehidupan manusia. Nilai ini merupakan satu esensi yang harus dipetik dari semangat pergantian Tahun Baru Islam 1439 hijriah.

”Peringatan malam Tahun Baru Islam ini, merupakan bentuk cinta kita kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Jangan hanya malam tahun baru masehi saja, yang dirayakan,” tutur H Apri Sujadi.

Pada kesempatan tersebut, H Apri Sujadi menyerahkan bantuan dan insentif guru gaji, imam dan penjaga masjid, mubalig/mubaligah, petugas fardu kifayah, sekaligus penyerahan dana triwulan ketiga operasional RT/RW, LPM dan BPD. Tausiah dihadiri Plt Sekda Bintan Adi Prihantara, Kepala Kemenag Erizal Abdullah, Rektor UMRAH, pimpinan OPD dan tokoh agama. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here