Ayo Percantik Ibukota

0
712
Gubernur Kepri bersama rombongan saat meninjau Pelabuhan Tanjungmoco beberapa waktu lalu.f-dokukmen/tanjungpinang pos

MBS Gubernur Kepri Nurdin Basirun harus konsisten dan harus punya niat yang kuat untuk membangun Ibu Kota Tg Pinang. terutama Pelabuhan bongkar muat yg representatif di Tg Moco. Ini sangat penting guna meningktkan ekonomi. demikian saran saya trima kaseh Pak Gubernur.
081314992494

Lanjutkan Proyek Pelabuhan Tanjungmoco
Mbs Pemprov Kepri bangun Enam Pelabuhan salah satunya adalah pelabuhan pelantar 1 dan 2 memang ini penting karena pelabuhan ini tdk layak dikatakan pelabuhan bongkar muat. Sangat konvensional tetapi ada yang lebih penting lagi yaitu Pelabuhan Tanjung Mocco bila ini diteruskan maka pelabuhan ini representatif bagi ibu kota kepri dapat mendatangkan muatan yg berjumlah besar seperti container dan sekaligus export. Bila perlu bukankah nanti di Dompak ada pabrik rokok dan tener pasti mereka membutuhkan pelabuhan ini kemudian dampaknya perputaran ekonomi mengeliat. Dan ekonomi rakyat Tg Pinang akan bergairah. Mohonlah Pak Gubernur fokus ke pelabuhan Tg Mocco ini. Apa salah dengan Pelb Tg Mocco ini Pak. Apa tidak ada anggaranya, apa tdk ada niat mengapa pembangunanya tersendat sendat Pak Gubernur?+6281314992494

TANGGAPAN:
FTZ Tanjungpinang sudah resmi dibubarkan dan bergabung menjadi FTZ Bintan. Hal ini setelah ada pertemuan ketua Dewan Kawasan, Bupati Bintan H Apri Sujadi, Penjabat Walikota Tanjungpinang Raja Ariza di rapat SOTK Baru BP Bintan di Dompak.

Baca Juga :  Pelni Mesti Tambah Armada

Pembangunan dilakukan muaranya untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan-kebijakan yang dibuat harus memberi dampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Kita syukuri tiap amanah yang diberikan dengan menjadikannya sebagai ladang pengabdian.

Jangan karena kekuasaan semua menjadi ribut. Ingat semuanya untuk rakyat. Dalam pertemuan itu, secara struktur semua sudah selesai. Dalam pertemuan itu disepakati pengelolaan kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas (FTZ) wilayah Bintan dan Tanjungpinang menyatu dengan nama BP Bintan.

Untuk membahas masalah teknis, mulai dari kantor pusat bersama di wilayah Pulau Dompak, kemudian juga yang paling penting lainnya adalah soal pembagian wilayah, ke depan wilayah ini menurutnya, misalnya Tanjungpinang akan disederhanakan akan dipimpin oleh satuan kerja (Satker). Seperti contoh misalnya, BP Bintan kawasan Tanjungpinang dipimpin satker Tanjungpinang, BP Bintan kawasan Bintan.

Baca Juga :  Menjaga Kebersihan Pemukiman di Pelantar

Ke depan tidak ada lagi kewenangan FTZ wilayah Tanjungpinang. Pelabuhan Tanjung Mocco diteruskan maka pelabuhan ini representatif bagi ibu kota kepri dapat mendatangkan muatan yg berjumlah besar seperti container dan sekaligus ekspor.

Kawasan industri pasti butuh pelabuhan ini kemudian dampaknya perputaran ekonomi mengeliat. Dan ekonomi rakyat Tanjungpinang akan bergairah. Jadi Bupati dan Walikota dan Bapak Gubernur sudah menyepakati, bahwa BP Bintan itu hanya satu saja, tak ada lagi BP Tanjungpinang.

Soal pembagian wilayah, ke depan wilayah ini akan disederhanakan, akan dipimpin oleh satuan kerja (Satker). contohnya, BP Bintan kawasan Tanjungpinang dipimpin Satker Tanjungpinang, BP Bintan kawasan Bintan. Dan berbeda untuk sekretariat, kepala BP dan pimpinan Satker. Masing-masing punya kantor sendiri. Satker ini bertugas melakukan pelayanan publik, seperti saat ini. Namun, status BP-nya yang cuman ada satu.

Baca Juga :  Lampu Jalan Padam Terus

Karena wilayah kerja untuk kawasan bebas ini cukup luas maka dibuat Satker. Seperti misalnya, Tanjungpinang selama ini memiliki cukup luas sekitar 2.800 haktare, sedangkan Bintan 60 ribu hektare. (ais)

Nurdin Basirun
Gubernur Kepri

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here