Ayo Percantik Ibukota

0
344
Salah satu kawasan wisata di Bintan saat dipadati para turis domestik dan turis mancanegara. F-dokumen/tanjungpinang pos

MBS Gubernur Kepri Nurdin Basirun harus konsisten dan harus punya niat yang kuat untuk membangun Ibu Kota Tg Pinang. Saya salut bilamana ini terealisasi karena masih banyak yg harus pak Gubernur benah di Tg Pinang ini terutama Pelabuhan bongkar muat yg representatif di Tg Moco. Ini sangat penting guna meningktkan ekonomi kemudian Stadion olah raga di Dompak juga penting agar Tg Pinang lebih dikenal dan sangat setuju lanjutkan. pak Gubernur penbangunan kota dompak yg kusam jangan lupa Mesjed Dompak disulap jadi tempat wisata religius seperti Mesjed Agung di Bandung demikian saran saya trima kaseh Pak Gubernur.
081314992494

Bundaran Dompak Jadikan Ikon
Mbs Guberbur Kepri Bpk. Nurdin Basirun jadikan 7 bundaran yg ada di jalan dompak ikon 7 Kabupaten Kota yg ada di Prov. Kepri untuk menarik wisatawan atau pengunjung yg mau menikmati keindahan Tanjungpinang. Sekaligus pulau DOmpak itu bisa mempromosikan 7 kabupaten dan kota lainnya di Kepri. paling tdk kab/kota bs memberikan maskot sebagai ciri kas setiap daerah.. seperti bundaran dg nama bundaran Tanjungpinang dg maskot gonggong atau Bundaran Bintan dg maskot Dugong.
085374499000

TANGGAPAN:
Dinas Pariwisata Kepri bersama Kementerian Pariwisata dan Kemenkumham akan menargetkan 50 penerbangan dari Tiongkok menuju Bandara RHF Tanjungpinang pada tahun 2018 ini. Penerbangan ini dijadwalkan dilakukan selama sepekan sekali.

Saat ini sudah ada 2 maskapai yang siap bergabung untuk melakukan penerbangan tersebut. Yaitu Lion Air dan Citilink. Untuk Lion Air diperkirakan akan ada 50 penerbangan PP dan Citilink sebanyak 12 penerbangan dengan rute yang sama.

Sejauh ini masih dalam penerbangan carter. Artinya belum rute umum seperti penerbangan lainnya. Namun dari pihak RHF sudah ada respon yang positif menyambut rencana ini.

Target wisatawan asal Tiongkok yang akan melakukan perjalanan wisata adalah penduduk Tiongkok yang berada di wilayah daratan. Hal ini untuk menjual wilayah Bintan yang kaya akan keindahan pantainya.

Sejauh ini target utama kami adalah Lagoi, karena resor dan infrastrukturnya sangat memadai. Namun kami juga akan mengkolaborasikan dengan pariwisata lainnya, termasuk yang berada di Tanjungpinang.

Untuk target kapasitas penumpang yang akan datang ke Bintan dari Tiongkok ini adalah 100 orang setiap penerbangan, sehingga bila dijumlahkan dengan 50 penerbangan Lion Air dan 12 Citilink, diperkirakan sebanyak 6.200 wisatawan.

Ini bukan sekedar jumlah wisatawan, namun dengan adanya penerbangan ini, maka akan menjadi cikal bakal bandara RHF menjadi bandara internasional. Bila rutenya bagus, pastinya dari negara lain juga akan melirik RHF sebagai tujuannya selain Singapura.

Pemprov sangat yakin dengan pengembangan wisata Pulau Bintan yang dekat dengan Singapura dan Malaysia menjadi titik perjalanan yang menarik untuk memulai perjalanan wisata di Kepri dan negara tetangga.

Kondisi keamanan dan pengembangan wisata Pulau Bintan bagus, tidak mustahil turis ke Pulau Bintan akan mencapai 1 juta orang, nantinya. Demikian juga dengan Batam yang banyak emmbuat program pariwisata. Selain itu BP Batam dan Pemko Batam juga bahu membahu memajukan sektor pariwisata. Salah satu upaya yang kita lakukan dengan membuat program pariwisata memberikan tiket promo bagi wisatawan mancanegara. Ini berhasil mendatangkan 80 ribu, hingga saat ini. Tiket yang disiapkan ada sekitar 100 ribu tiket dari Malaysia dan Singapura, ke Batam. Diharapkan, hingga akhir Februari 2018 nanti, tiket promo itu akan mendatangkan 100 ribu Wisman.

Capaian kedatangan wisman melalui tiket feri yang didiskon yang terjual 50 ribu dari 100 ribu tiket ke Malaysia dan Singapura, sampai November 2017. Kemarin informasinya, kalau sampai Januari, sudah 80 ribu. Tiket promo itu untuk mendorong peningkatan kunjungan wisman lewat Singapura dan Malaysia. Yang mengelola penjualan tiket promo itu, Kemenpar dan beberapa operator kapal. Tapi dikelola satu EO, bekerjasama dengan hotel dan restoran.

Untuk tahun 2018 ini, target kunjungan wisman sekitar 2,025 juta wisman ke Kepri. Sementara dari pusat, ditargetkan jumlah wisman sekitar 2,4 juta. Mudah-mudahan target kita tercapai. Target nanti difinalkan, tapi sekitar itu. Belum 2,5 juta sampai 3 juta. Tidak sampai 200 ribu jiwa perbulan.

Untuk jumlah wisman tahun 2017, kita belum dapat laporan. Namun jika capaian Desember sekitar 200 ribu, maka jumlah kunjungan wisman pada tahun 2017, bisa mencapai 2,1 juta, karena pada November saja sudah 1,84 juta.

Sementara untuk tahun 2018, kita optimis bisa mencapai target karena Kepri punya tiga pintu masuk. Pemerintah provinsi, kabupaten/kota dibantu swasta juga dibantu BP Batam yang menyiapkan agenda parawisata.

Kita tidak sendirian. Kita dibantu industri pariwisata. Kita komit, sama-sama meningkatkan parawisata. Dari BP juga akan membantu. Di Kepri, 110 agenda pariwisata Kepri. BP ada sekitar 10 setidaknya.

Untuk mendukung capaian target, pemerintah pusat juga membantu dana alokasi khusus untuk kabupaten/kota. Sementara untuk provinsi, ada dana dekon. Tapi jumlahnya dinilai kecil. DAK parawisata tidak ada untuk provinsi. Dana Dekon Rp 2 miliar untuk provinsi. Kita akan minta ke pusat agar ditambah. Karena target Kepri ketiga, harus mendapat tambahan yang proporsional dengan provinsi lain seperti Bali dan Jakarta.

Sebelumnya, pada tahun 2017, Kementerian Parawisata menggelontorkan dana Rp15 miliar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam-Bintan-Tanjungpinang. Upaya dilakukan melalui program Hot Deals Crossborder. Menurut Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asean Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, program ini untuk mengisi kursi kapal feri yang banyak kosong di hari kerja (weekdays). ”Kemenpar bekerjasama operator kapal penyeberangan dari Batam-Bintan-Tanjungpinang ke Singapura dan Malaysia,” ujarnya. (ais/mbb)

Buralimar,
Kepala Dinas Pariwisata Kepri

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here