Ayo Ramai-Ramai Gunakan Hak Pilih

0
326
H Syahrul-Rahma dan H Lis Darmansyah-Maya Suryanti saling menyapa di debat publik putaran terakhir, Jumat malam. F-andri/tanjungpinang pos

Kotak Suara Mulai Dikirim ke Kelurahan

Pemungutan suara pemilihan Wali Kota Tanjungpinang tinggal dua hari lagi. Saat ini, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Tanjungpinang fokus mendistribusikan kotak suara ke tingkat kelurahan.

TANJUNGPINANG – Suasana tiga hari jelang pilwako (Minggu, kemarin) situasi masih aman dan kondusif. Meskipun, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Moechgiyarto sempat mengatakan, ada lima Pemilihan Walikota pada Pilkada 2018 ini yang terindikasi rawan konflik.

Daerah pemilihan walikota yang rawan konflik adalah Kota Tual (Maluku), Tanjungpinang (Kepulauan Riau), Pariaman (Sumatera Barat), Bogor (Jawa Barat), dan Pagar Alam (Sumatra Selatan).

Dan untuk Pemilihan Gubernur, ada lima provinsi masuk rawan konflik. Wilayah itu adalah Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Jawa Barat, Papua dan Maluku.

Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria mengatakan, logistik pilkada Tanjungpinang, mulai besok (hari ini) pukul 09.00 WIB, mulai didistribusikan ke 18 kelurahah.

”Besok (hari ini) seluruh logistik sudah sampai ke kelurahan,” kata Robby kemarin.

Kemudian, logistik tersebut kembali akan didistribukan ke tempat pemungutan suara (TPS), Selasa (26/6). Menurut Robby, hingga kini tidak ada laporan adanya kendala untuk pendistribusian logistik.

Ia juga memastikan logistik akan sampai ke kelurahan sesuai jadwal yang sudah disusun oleh KPU. ”Persiapan pilkada Tanjungpinang sudah 99 persen, tinggal pencoblosan saja,” kata Robby, kemarin.

Sambung, seluruh Alat Peraga Kampanye (APK) juga sudah diturunkan. Bila ada APK yang belum diturunkan, ia berharap PPK turun lagi ke masyarakat untuk menurunkan. ”Karena dua paslon sudah berkomitmen bersama akan menurunkan bersama-sama dengan tim agar APK di masa tenang tidak ada lagi dipasang,” sambung Robby.

Robby juga mengajak kepada masyarakat yang memiliki hak pilih jangan sampai golput. Karena, satu suara akan menentukan masa depan lima tahun Tanjungpinang. Kemudian, bagi masyarakat yang belum memiliki KTP Eleketronik maupun belum melakukan perekaman KTP-el, baiknya melakukan perekaman KTP-el di kantor Disdukcapil maupun kantor camat. Sebab, kalau belum ada KTP-el namun sudah melakukan perekaman dengan bukti surat keterangan (Suket) penganti KTP-el yan di keluarkan Disdukcapil, maka masyarakat tersebut bisa menggunakan hak pilihnya di pilkada nanti. ”Kita juga mengajak kepada pemilih pemuda untuk berbondong-bondong ke TPS untuk mencoblosa,” harap Robby.

Saat disinggung, apakah ia sudah mengetahui siapa nama bakal terpilih menjadi komsioner KPU Tanjungpinang yang baru? Kata Robby, ia belum tahu karena belum diplenokan oleh KPU RI. Masa jabatan Robby Patria sebagai komisioner KPU bersama dengan empat komisioner KPU Tanjungpinang akan berakhir tanggal 26 Juni pukul 00.00. Sedangkan pencoblosan akan digelar tanggal 27 Juni mulai pukul 07.00 sampai pukul 13.00.

Sebelumnya, Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan pelantikan komisioner KPU Tanjungpinang akan dilaksanakan tanggal 26 Juni atau satu hari sebelum pencoblosan. Pelantikan akan digelar di Jakarta bersama dengan pelantikan komisioner KPU daerah lainnya. Arif juga mengatakan yang menjalankan penyelenggarah pilkada Tanjungpinang adalah komisioner KPU Tanjungpinang yang baru. ”Kita harapkan bersama-sama dan saya optimis Pilkada Tanjungpinang berjalan baik,” tegasnya.(ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here