Ayu Online Dibekuk di Bengkalis

0
562
DIGIRING POLISI: Ayu online saat digiring polisi saat tiba di Pelabuhan Sribintan Pura Tanjungpinang, Senin (7/8) sore. F-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pelarian tersangka Ayu Novianti, bos arisan berkedok online terhenti. Unit Jatanras Polres Tanjungpinang berhasil membekuk Ayu di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro melalui Kasat Reskrim AKP Andri Kurniawan membenarkan atas penangkapan Ayu sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) hampir satu pekan. ”Ini usaha kita menggejar tersangka sampai ke Bengkalis. Kita bawah ke Tanjungpinang,” kata Andri Kurniawan, Senin (7/8).

Andri menyebutkan, saat ini baru satu tersangka yang diamanakan. Sedangkan rekan-rekan Ayu masih penyelidikan untuk kasus penipuan arisan online.  ”Ayu sudah kita amankan berikut barang bukti,” bebernya.

Menurutnya, penangkapan yang dipimpin oleh Kanit Jatanras Polres Tanjungpinang Ipda Haris Baltasar merupakan proses penyelidikan secara intens yang dilakukan, berkat kerja keras seluruh tim bisa menangkap pelaku Ayu. ”Sampai di Tanjungpinang sore. Ayu langsung diambil keterangan guna proses penyelidikan lebih lanjut. Semoga dengan tertangkapnya Ayu, kasus arisan online dapat secara terang benderang untuk ke tahap peradilan,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres Tanjungpinang menetappenipuan tersebut berawal ketika ditawarkan oleh temannya untuk ikut arisan karena mendapat keuntungan berlipat ganda. Sebagai contoh, ia menanam modal Rp1,5 juta yang mana satu bulan kemudian dirinya mendapat keuntungan Rp 3,5 juta. Karena tertarik makanya DY ikut terus, sampai akhirnya kemudian ia mengalami kerugian puluhan juta.

Adapun modal yang dikeluarkan, awalnya tidak sekaligus. Tapi, secara bertahap yang ditransfer ke rekening pelaku. Arisan tersebut diikutinya sudah tiga bulan. Ayu Novianti sebagai daftar pencarian orang (DPO) serta menetapkan sebagai tersangka. Kasus penipuan ini terungkap setelah korban melaporkan ke pihak kepolisian dengan Laporan polisi (LP) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan nomor LP – B/114/VII/2017/Kepri/SPK-Res Tpi. Kapolres minta warga tetap hati-hati dalam bisnis online. (cr27)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here