Badan Pariwisata Bukan Saingi Pemko

0
370
Jembatan Barelang yang dibangun BP Batam masih menjadi objek wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan. f-dokumen/tanjungpinang pos

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam berencana membentuk Badan Parawisata untuk membantu meningkatkan gairah pariwisata di Batam. Diharapkan agar semua pihak bisa memahami kebutuhan Batam dalam memajukan pariwisata. Sehingga ditegaskan jika Badan Parawisata itu tidak ingin menyaingi Pemko Batam yang mengelola parasiata selama ini.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam, Dwianto Eko Winaryo, Rabu (17/1) di Batam. ”Badan Parawisata bukan menyaingi pemko. Tapi bagaimana kami bersama-sama dengan Pemko membangun parawisata,” tegas Dwi.

Pernyataan itu diakui disampaikan, karena muncul pertanyaan yang menanyakan langkah BP yang akan membantu Badan Parawisata. Pertanyaan muncul, seakan BP Batam akan menyaingi Pemko dalam pengelolaan parawisata. ”Jadi, kami justru membantu mendukung parawisata. Ini karena paling cepat untuk pemasukan negara, parawisata ini,” sambungnya.

Bahkan, menurutnya, di luar tambang Migas, pemasukan negara terbesar setelah Migas. ”Dulu pariwisata nomor 5 memberikan pemasukan untuk negara. Sekarang nomor dua. Kita dalam hal ini membantu peningkatan pemasukan untuk negara dan daerah. Jadi kita tidak mau menyaingin Pemko,” tegasnya.

Dia juga membantah jika BP Batam menghabiskan dana untuk menggelar karnaval dan marathon. Menurutnya, dana untuk karnaval dan agenda parawisata akhir tahun lalu, dari penyelenggara. Sementara BP Batam bertindak sebagai sponsor utama.

”Katanya kita menghabiskan dana untuk carnaval. Itu tidak benar. Kami hanya sponsor. Pelaksana bukan kami. Walau demikian, tapi lihat dampaknya. Dan karnaval lalu juga untuk mensukseskan hari lahir Batam,” imbuhnya.

Sebelumnya Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Bambang Purwanto mengatakan, phaknya akan membentuk Biro Pariwisata terbentuk. Setelah itu, pihaknya berencana melakukan promosi pariwisata ke mancanegara. Namun secara teknis, promosi pariwisata yang bisa dilakukan secara bersamaan dengan promosi investasi.

Rencana pembentukan Biro Parawisata BP Batam diakui, akan dilakukan Februari 2018. Promosi pariwista sendiri bisa dilakukan BP Batam secara efektif, menggunakan jaringan bisnis BP Batam di berbagai negara. Promosi pariwisata juga bisa disejalankan dengan promosi investasi termaksud melalui kantor perwakilan BP Batam di Singapura dan Jepang.

Diakui, BP Batam akan menambah dua devisi baru dalam reorganisasi. Selain biro pariwisata ada juga biro harmonisasi kebijakan. Dua biro ini akan mulai menjalankan tugas pada Maret 2018. Menurut Bambang, konsep perubahan struktur organisasi saat ini sudah disampaikan kepada Dewan Kawasan (DK) dan Kementerian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Menurut Bambang, Biro pariwasata dibentuk sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2000 penganti UU nomor 1 Tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dan tercantum dalam huruf c. Dimana disebutkan, untuk mengoptimalkan pariwisata Batam perlu membentuk unit khusus yang menangani terkait pariwisata, yang memang Batam memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daerah pariwisata. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here