Bagikan Sertifikat Tanah Kami

0
717
Walikota Batam Rudi saat menyerahkan sertifikat tanah di Sei Beduk.jpg f-dokumen/tanjungpinang pos

Hallo BPN, kapan sertifikat tanah kami d bagikan.secara simbolis sama pak mentri kan sudah d batam kemarin desember. Menunggu ape lagi bpk/ ibu pejabat BPN.TQ
082382843430

TANGGAPAN:
PROGRAM sertifikat gratis ini merupakan program yang dijalankan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Agraria di daerah. Untuk Kepri ada sekitar 44 ribu sertifikat gratis yang dikeluarkan pada 2017 lalu.

Itu target Kanwil BPN dan Agraria yang mesti diselesaikan di Kepri. Di Bintan luas tanahnya yang masuk prona 8.940 bidang tanah. di Kota Batam 11.120 bidang tanah, di Natuna 7.000 bidang tanah dan Tanjungpinang 4.000 bidang tanah. Sedangkan Lingga sebelumnya pada Agustus sudah dilakukan 4.000 bidang tanah. Sertifikasi ini dilakukan melalui program PTSL sebagai pengganti Proyek Operasi Nasional Agraria Daerah (Pronada) dan Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona).

Tim kami fokus melakukan pendataan dan mengerjakan PTSL. Pada tahun 2018 ini, pemerintah pusat kembali memasang terget yang sama setifikat gratis lagi.

PTSL ini merupakan bagian dari program Nawa Cita Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan target lima juta sertifikas bidang tanah pada 2017. PTSL itu untuk membantu masyarakat dalam sertifikasi tanah sehingga lebih cepat. Kami harapkan target itu dapat tercapai. Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kepri kemarin, Gubernur Nurdin Basirun secara resmi me-launching program Presiden Jokowi ini di Kantor BPN Kepri.

Gubernur Nurdin saat itu resmi mengumumkan dan meminta supaya target 44 ribu menyertifikatkan bidang tanah ini, berhasil dan menjadi percontohan untuk provinsi lainnya yang juga melaksanakan program PTSL yang dulu dikenal dengan sebutan Prona.

Selain sebagai upaya tertib administrasi pertanahan, sertifikasi juga dapat memberikan jaminan kepastian hukum hak atas tanah. Kegiatan itu merupakan percepatan penerbitan sertifikat tanah sekaligus untuk menekan permasalahan pertanahan. Seperti misalnya, tumpang tindih lahan dan sengkata tanah yang sering terjadi.

Program sertifikasi tanah gratis juga bisa menghindari terjadinya alih fungsi lahan pertanian dan tambak. Penerbitan bukti hak atas tanah gratis ini, bisa mengatasi ketidakjelasan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat yang kurang mampu.

Kalau di Natuna tidak sulit, tapi kalau di Batam, Bintan dan Tanjungpinang kami perlu kehati-hatian. Mengingat banyak tumpang tindih pemilik lahan. Bahkan tim kami sampai bangun tenda, supaya program ini berjalan lancar.

kami ajak masyarakat dan seluruh elemen pemerintah untuk sama-sama antusias mendukung program Presiden Jokowi ini. Mengingat kesempatan ini hanya berlaku sekali, biasanya untuk ngurusnya perlu modal dan waktu yang lama. Di Bintan baru tiga ribu, sedangkan di Tanjungpinang kami kesulitan mencari objek.

Kegiatan ini memang terlambat, namun terlambatnya bukan dari kita di provinsi, namun dari pemerintah pusat. (ais)

Mohammad Thamzil
Kepala TU Kanwil BPN dan Agraria Provinsi Kepri,

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here