Bahas Tanjungsauh di Jakarta

0
599
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat rapat dengan Menpan RB di Jakarta, Rabu (8/8) siang. Nurdin juga melanjutkan rapat dengan Menteri PU membahas Pelabuhan Tanjungsauh.f-istimewa/humas pemprov kepri

Subuh dengan Ustaz Somad, Siang Nurdin Temui Dua Menteri

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun penuh kesibukan sepanjang, Rabu (8/8) kemarin. Setelah bersafari akbar bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) di Masjid Raya Nur Illahi Dompak, Tanjungpinang, Nurdin menemui dua menteri di Jakarta pada Rabu siang. Salah satunya membahas Tanjungsauh.

JAKARTA – Di Jakarta, Nurdin menemui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur untuk membahas kelembagaan Badan Pengusahaan Karimun dan Bintan.

Setelah itu, Nurdin menemui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membahas Rencana Induk Pelabuhan Tanjungsauh, Batam.

Bersama Asman, Gubernur Nurdin sepaham bahwa penempatan orang pada suatu organisasi harus profesional. Mereka mendapatkan posisi harus karena kompetensi, bukan kedekatan kepada seseorang.

Baca Juga :  HUT Pramuka, 400 Siswa Gelar Tarian Massal

”Kita tidak boleh mengintervensi untuk mendudukkan seseorang. Mereka harus berorientasi pada hasil akhir untuk membuat Kepri semakin baik,” kata Nurdin saat Pembahasan Kelembagaan BP Karimun dan BP Bintan di Ruang Rapat Majapahit Kementerian Pendayahunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Rapat itu dipimpin langsung Asman Abnur. Struktur organisasi di BP Bintan dan BP Batam dibahas dengan detail. Struktur Organisasi di BP Bintan lebih banyak menampung personil dibanding Karimun.

Untuk Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan meliputi dua wilayah di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang. Di Bintan dengan luas lahan 60.868 hektare dan di Tanjungpinang dengan luas lahan 2.633 hektare.

Baca Juga :  Harmonis, Ciri Khas Warga Kepri

Asman menegaskan, semua ini dibentuk pada prinsipnya untuk memangkas birokrasi. Pada pemilihan orang untuk organisasi, kata Asman, harus secara profesional melalui melanisme seleksi.

Sementara Gubernur Nurdin mengatakan di era ini semua harus bergerak cepat. Mekanisme pertimbangan yang tak penting untuk penempatan seseorang sudah bukan zamannya lagi.

Dalam rapat itu disebutkan bahwa pengisian posisi kepala, wakil kepala dan aggo/direktur Badan Pengusahaan dilakukan secara terbuka dan kompetitif. Tata caranya ditetapkan olek Ketua Dewak Kawasan Karimun/Bintan.

Nurdin menyebutkan, untuk m engisi kelembagaan di BP Karimun dan Bintan, akan dilakukan fit dan profer test secara profesional.

Baca Juga :  Mari Hadiri Subuh Akbar di Dompak

Dengan Menhub Budi Karya Sumadi, Nurdin mengatakan Kepri harus memiliki pelabuhan besar untuk semakin menjayakan poros maritim. Pelabuhan Tanjungsauh direncanakan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).(MARTUNAS-SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here